...

Aplikasi Teori Bilangan pada Angka Standar Buku Internasional

by user

on
Category: Documents
9

views

Report

Comments

Transcript

Aplikasi Teori Bilangan pada Angka Standar Buku Internasional
Aplikasi Teori Bilangan pada Angka Standar Buku
Internasional
Nur Latifah Ulfah 13514015
Program Studi Teknik Informatika
Sekolah Teknik Elektro dan Informatika
Institut Teknologi Bandung, Jl. Ganesha 10 Bandung 40132, Indonesia
[email protected]
Abstract—Pertumbuhan buku-buku di dunia sangatlah
pesat. Bahan bacaan semakin beragam dengan konten yang
semakin berisi. Akan tetapi, akan sulit menemukan suatu
buku yang ingin dibaca ketika suatu buku tersebut tidak
memiliki identitas. Terutama karena beberapa buku
memiliki kemungkinan besar untuk memiliki judul yang
mirip bahkan sama persis. Oleh karena itu diperlukan suatu
identitas unik untuk setiap buku. Pada makalah ini penulis
mencoba menjabarkan tentang apa itu ISBN, fungsifungsinya, kegunaan, dan cara penulisannya. Penulis juga
mencoba menjabarkan aplikasi teori bilangan yang terkait
pada penentuan karakter uji ISBN atau International
Standard Book Number.
Keywords—ISBN, SBN, ISSN, Karakter Uji, Modulo.
Semakin banyak jenis buku, judul buku, dan juga
penerbit buku, tentunya perlu ada suatu sistem yang
mengatur tentang pernerbitan tersebut. Pendataan buku
diperlukan untuk memberikan banyak kemudahan. Mulai
dari pembuatan katalog hingga publikasi dan penjualan.
Sebuah buku harus memiliki identitasnya sendiri. Ini
diperlukan untuk memudahkan dalam mengenali suatu
buku yang akan dibeli. Pendataan buku tentunya harus
memberikan informasi yang cukup mengenai buku
tersebut. Berbagai hal inilah yang melatarbelakangi
adanya ISBN (International Standard Book Number) atau
jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia yaitu Angka
Standar Buku Internasional.
I. PENDAHULUAN
Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan, semakin
banyak
pula
buku-buku
terbitan
baru
yang
mendokumentasikan karya-karya penulisnya. Terdapat
berbagai jenis buku. Ada buku pengetahuan umum, sains,
novel, komik, psikologi, dan lain-lain. Menulis adalah
mengungkapkan pikiran. Setiap orang dapat melakukan
itu di manapun, kapanpun, tidak memandang status dan
usia.
Di Indonesia, pertumbuhan penulis semakin pesat.
Sejalan dengan gencarnya publikasi perlombaan tulismenulis, semakin banyak pula penulis-penulis baru.
Hampir setiap bulan, lomba-lomba menulis terbaru
dipublikasikan. Menulis seperti ladang baru untuk
mendapatkan penghasilan tambahan bagi sebagian besar
kalangan. Banyak pihak berlomba-lomba untuk
menerbitkan buku masing-masing. Terlebih lagi dengan
adanya penerbit indie yang mempermudah seorang
penulis untuk menerbitkan bukunya sendiri. Penulis tidak
perlu lagi menunggu verifikasi apakah bukunya akan
diterbitkan atau tidak. Penulis indie mempunyai kuasa
tersendiri atas bukunya. Mulai dari penulisan, editing, dan
publikasi dilakukan oleh penulis sendiri atau diserahkan
pada penerbit sesuai permintaan penulis. Meskipun harus
membiayai penerbitan buku itu sendiri, penulis indie akan
menerima hasil penjualan dengan persentase terbesar.
Makalah IF2120 Matematika Diskrit – Sem. I Tahun 2015/2016
II. ANGKA STANDAR BUKU INTERNASIONAL
Angka Standar Buku Internasional atau lebih dikenal
dengan singkatan ISBN merupakan kode yang memberi
ciri khas pada suatu buku. Setiap buku memiliki kode
ISBN yang berbeda. Kode ISBN tersebut memuat judul,
penerbit, dan kelompok penerbit buku tersebut.
Sistem ISBN pertama kali dicetuskan oleh W.H. Smith,
seorang pedagang buku dan alat tulis asal Britania Raya.
Pada saat itu Smith hendak memindahkan toko bukunya
ke tempat baru yang telah memiliki sistem komputerisasi.
Pada tahun 1966, Smith memperkenalkan sistem
penomoran bukunya yaitu SBN (Standard Book
Numbering). Sistem tersebut akhirnya diadopsi sebagai
standar internasional ISO pada tahun 1970. Sejak saat itu
SBN lebih dikenal dengan sebutan ISBN. Sampai saat ini
sudah lebih dari 150 negara yang menggunakan sistem
ISBN.
Sistem penomoran serupa juga dipakai khusus untuk
jenis buku terbitan berkala seperti majalah. Sistem
penomoran tersebut disebut ISSN atau International
Standard of Serial Number.
ISBN diberikan oleh Badan Internasional ISBN yang
berkedudukan di London. ISBN tidak dapat dengan
sembarangan dimiliki oleh sebuah buku. Di Indonesia
terdapat Badan Nasional ISBN yang berhak memberikan
ISBN kepada penerbit di Indonesia, yaitu Perpustakaan
Nasional Republik Indonesia (PNRI).
Beberapa jenis terbitan yang dapat diberikan ISBN:
1. Buku tercetak (monografi) dan pamphlet
2. Terbitan Braille
3. Buku peta
Pendaftaran penerbit dan permintaan ISBN kini sudah
lebih mudah. Permohonan dapat dilakukan secara online
atau secara manual. Permohonan untuk anggota baru
adalah sebagai berikut.
4. Film, video, dan transparasi yang bersifat edukatif
5. Audiobooks pada kaset, CD, atau DVD
1. Mengisi formulir surat pernyataan disertai stempel
penerbit dengan menunjukkan bukti legalitas
penerbit atau lembaga yang bertanggung jawab (akta
notaris).
6. Terbitan elektronik (misalnya machine-readable
tapes, disket, CD-ROM dan publikasi di Internet)
2. Membuat surat permohonan atas nama penerbit
(berstempel) untuk buku yang akan diterbitkan.
8. Terbitan microform
7. Salinan digital dari cetakan monograf
9. Software edukatif
3. Mengirimkan atau melampirkan fotokopi:
a. Halaman Judul
b. Balik Halaman Judul
c. Kata Pengantar
d. Daftar Isi
10. Mixed-media publications yang mengandung teks
Beberapa jenis terbitan yang tidak dapat diberikan ISBN:
1. Terbitan yang terbit secara tetap (majalah, buletin,
dan lain-lain)
Sedangkan untuk anggota lama, permohonan dilakukan
dengan ketentuan sebagai berikut.
2. Iklan
1. Membuat surat permohonan atas nama penerbit
(berstempel) untuk buku yang akan diterbitkan.
3. Printed music
2. Mengirimkan atau melampirkan fotokopi:
a. Halaman Judul
b. Balik Halaman Judul
c. Kata Pengantar
d. Daftar Isi
4. Dokumen pribadi (seperti biodata atau profil
personal elektronik)
5. Kartu ucapan
6. Rekaman musik
ISBN memiliki beberapa fungsi penting. Fungsi-fungsi
dari ISBN adalah sebagai berikut.
7. Software selain untuk edukasi termasuk game
1. Memberikan identitas terhadap satu judul buku yang
diterbitkan oleh penerbit.
8. Buleti elektronik
9. Surat elektronik
2. Membantu memperlancar arus distribusi buku karena
dapat mencegah terjadinya kekeliruan dalam
pemesanan buku.
3. Sarana promosi bagi penerbit karena informasi
pencantuman ISBN disebar oleh Badan Nasional
ISBN Indonesia di Jakarta, maupun Badan
Internasional yang berkedudukan di London.
10. Permainan
Ada beberapa aturan penulisan ISBN. Angka Standar
Buku Internasional atau ISBN harus ditulis dengan huruf
cetak yang jelas dan mudah dibaca. Singkatan ISBN
ditulis dengan huruf besar sebelum penulisan angka
pengenal kelompok, pengenal penerbit, pengenal judul
dan angka pemeriksa. Penulisan antara setiap bagian
pengenal dibatasi oleh tanda penghubung, misalnya ISBN
978-602-8519-93-9. Untuk terbitan cetak, ISBN
dicantumkan pada:
Makalah IF2120 Matematika Diskrit – Sem. I Tahun 2015/2016
a. Bagian bawah pada sampul belakang (back cover)
b. Verso (dibalik halaman judul) (halaman copyright)
c. Punggung buku (spine) untuk buku tebal, bila
keadaan memungkinkan.
Nomor ISBN terdiri dari 13 digit dan dibubuhi huruf
ISBN didepannya. Nomor tersebut terdiri atas 5 (lima)
bagian. Masing-masing bagian dicetak dengan dipisahkan
dengan tanda hyphen (-). Kelompok pembagian nomor
ISBN ditentukan dengan struktur sebagai berikut:
Contoh : ISBN 978-602-8519-93-9
 Angka pengenal produk terbitan buku dari EAN
(Prefix identifier) = 978
 Kode kelompok (group identifier) = 602
(Default)
 Kode penerbit (publisher prefix) = 8519
 Kode Judul (title identifier) = 93
 Angka pemeriksa (check digit) = 9
Gambar 1: Contoh ISBN 2
ISBN terdiri dari 10 digit nomor dengan urutan
penulisan adalah kode negara-kode penerbit-kode buku-no
identifikasi. Namun, mulai Januari 2007 penulisan ISBN
mengalami perubahan mengikuti pola EAN, yaitu 13 digit
nomor. Perbedaannya hanya terletak pada tiga digit nomor
pertama ditambah 978. Jadi, penulisan ISBN 13 digit
adalah 978-kode negara-kode penerbit-kode buku-no
identifikasi.
Awalan ISBN untuk negara Indonesia adalah 979 dan
602. Contoh pola ISBN untuk buku-buku di Indonesia:
978-979-penerbit-kode buku-no identifikasi
978-602-penerbit-kode buku-no identifikasi
979-979-penerbit-kode buku-no identifikasi
979-602-penerbit-kode buku-no identifikasi
III. APLIKASI TEORI BILANGAN PADA ISBN
A. Aritmetika Modulo
Gambar 1: Contoh ISBN 1
Aritmetika modulo (modular arithmetic) merupakan
salah satu teori yang penting dalam komputasi bilangan
bulat. Salah satu penerapannya yaitu pada perhitungan
modulo pada ISBN. Operator yang digunakan yaitu mod.
Operator mod, jika digunakan pada pembagian bilangan
bulat, memberikan sisa pembagian. Contohnya 23 dibagi
3 memberikan hasil 7 dan memberikan sisa 2. Kita dapat
menuliskannya sebagai berikut 23 mod 3 = 3.
Definisi:
Misalkan a adalah bilangan bulat dan m adalah bilangan
bulat > 0. Operasi a mod m (dibaca “a modulo m”)
memberikan sisa jika a dibagi dengan m. Dengan kata
lain, a mod m = r sedemikian sehingga a = mq+r, dengan
0
Gambar 1: Contoh ISBN 2
Makalah IF2120 Matematika Diskrit – Sem. I Tahun 2015/2016
3.
B. Karakter Uji ISBN 10 Digit
Aritmetika modulo digunakan untuk menghitung
karakter uji dengan modulo 11. Karakter uji merupakan
angka yang berfungsi untuk memvalidasi ISBN, lebih
tepatnya untuk mendeteksi kesalahan karena perpindahan
angka-angkanya.
Karakter uji dipilih sedemikian sehingga
Karakter uji adalah 10 dikurangi angka hasil dari no
2
Misalnya untuk kode ISBN 978-0-306-40615-X,
karakter ujinya dapat ditemukan sebagai berikut.
Langkah 1
1.9+3.7+1.8+3.0+1.3+3.0+1.6+3.4+1
. 0 + 3 . 6 + 1 . 1 + 3 . 5 = 93
Langkah 2
93 mod 10 = 3
X ke i adalah karakter ke i dalam kode ISBN. Untuk
mendapatkan karakter uji caranya adalah sebagai berikut.
Langkah 3
10 – 3 = 7
Jadi, karakter uji dari kode ISBN di atas adalah 7.
IV. KESIMPULAN
Misalnya untuk kode ISBN 0-3015-4561-8, adalah
sebagai berikut.
0 adalah kode kelompok negara berbahasa Inggris,
Kode ISBN sangatlah penting dalam perkembangan
pertumbuhan buku. ISBN seperti identitas atau kata kunci
khusus untuk suatu buku. Buku dengan kode ISBN
memiliki banyak kelebihan. Kelebihan tersebut adalah
untuk memudahkan distribusi dan promosi buku itu
sendiri.
3015 adalah kode penerbit
4561 adalah kode unik untuk buku yang diterbitkan
8 adalah karakter uji
Karakter uji didapat sebagai berikut
1.0+2.3+3.0 +4.1+5.5+6.4+7.5+8.6+
9 . 1 = 151
Jadi, karakter ujinya adalah 151 mod 11 = 8.
B. Karakter Uji ISBN 13 Digit
Pertumbuhan jumlah buku saat ini semakin pesat. Untuk
menanggulangi keterbatasan kode ISBN, maka sejak
tahun 2007 kode ISBN menggunakan aturan 13 digit,
yaitu dengan menambahkan 3 digit angka di depan kode
ISBN sebagai angka pengenal produk.
Perhitungan karakter uji agak berbeda pada ISBN
dengan 13 digit. Cara perhitungannya adalah sebagai
berikut.
1.
Dua belas angka pertama masing-masing dikalikan
dengan angka 1 dan 3 secara bergantian
2.
Jumlah dari perkalian dioperasikan dengan modulo
10
Teori bilangan turut andil dalam menentukan kode
ISBN, yaitu dalam menentukan karakter uji. Karakter uji
berguna untuk memverifikasi apakah buku tersebut valid
atau tidak.
VI. UCAPAN TERIMA KASIH
Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang
Maha Esa karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya,
penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul
“Aplikasi Teori Bilangan pada Angka Standar Buku
Internasional” ini dengan tepat waktu. Penulis juga
mengucapkan terima kasih kepada Dr. Ir. Rinaldi Munir,
MT dan harlili S., M.Sc. atas bimbingannya selama satu
semester pada kuliah Matematika Diskrit. Tidak lupa
penulis juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga
dan teman-teman yang telah memberi dukungan, masukan,
dan doa sehingga makalah ini dapat terselesaikan. Penulis
berharap makalah ini dapat bermanfaat meskipun masih
terdapat banyak kekurangan.
.
REFERENCES
[1]
Munir, Rinaldi. (2004). Diktak Kuliah IF2120 Matematika
Diskrit. Program Studi Teknik Informatika, Sekolah Teknik
Elektro dan Informatika, Institut Teknologi Bandung.
[2]
ISBN
Agensi.
FAQs:
General
Question.
http://www.isbn.org/faqs_general_questions#isbn_faq16 (diakses
7 Desember 2015, Pukul 19.00)
Makalah IF2120 Matematika Diskrit – Sem. I Tahun 2015/2016
[3]
[4]
[5]
Perpustakaan
Nasional
Republik
Indonesia.
http://isbn.perpusnas.go.id/Home/InfoIsbn (diakses 7 Desember
2015, Pukul 19.35)
Anonim.2012.ISBN (International Standard Book Number).
http://geeksmile.blogspot.co.id/2012/11/isbn-internationalstandard-book-number.html (diakses 7 Desember 2015, Pukul
20.05)
Haryadi.2014.Cara
Mengenal
ISBN
Buku
Anda.
http://www.kompasiana.com/jumariharyadi/cara-mengenal-isbnbuku-anda_54f774a0a3331111648b4574 (diakses 7 Desember
2015, Pukul 20.20)
PERNYATAAN
Dengan ini saya menyatakan bahwa makalah yang saya
tulis ini adalah tulisan saya sendiri, bukan saduran, atau
terjemahan dari makalah orang lain, dan bukan plagiasi.
Bandung, 8 Desember 2015
Nur Latifah Ulfah 13514015
Makalah IF2120 Matematika Diskrit – Sem. I Tahun 2015/2016
Fly UP