...

campur kode p bulan juni - no campur kode

by user

on
Category: Documents
3

views

Report

Comments

Transcript

campur kode p bulan juni - no campur kode
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
CAMPUR KODE PADA IKLAN TELEVISI
BULAN JUNI - NOVEMBER TAHUN 2014
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Syarat
Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan (S. Pd)
Pada Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
OLEH :
CAHAYA AJI RIANI HARUM SARI
NPM: 10.1.01.07.0031
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI
2015
Nama : CAHAYA AJI R.H | NPM : 10.1.01.07.0031
Fak : FKIP – Prodi : PBSI
simki.unpkediri.ac.id
|| 1||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
HALAMAN PERSETUJUAN
Skripsi Oleh:
CAHA YA AJI RIANI HARUM SARI
NPM: 10.1.01.07.0031
Judul:
CAMPUR KODE PADA IKLAN TELEVISI BULAN
JONI-NOVEMBER TAHUN 2014
Telah disetujui untuk diajukan Kepada
Panitia Ujian/ Sidang Skripsi
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
FKIP UNP Kediri
Pembimbing I
Pembimbing II
~
Dr. Subardi Agan, M. Pd
NIDN. 0703046001
Nama : CAHAYA AJI R.H | NPM : 10.1.01.07.0031
Fak : FKIP – Prodi : PBSI
Drs. Sempu Dwi Sasongko
NIDN. 0708026001
simki.unpkediri.ac.id
|| 2||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
HALAMAN PENGESAHAN
Skripsi Oleh:
CAHAYA AJI RIANI HARUM SARI
NPM: 10.1.01.07.0031
Judul:
CAMPUR KODE PADA IKLAN TELEVISI
BULAN JUNI - NOVEMBER TAHUN 2014
Telah dipertahankan di depan Panitia Ujian/ Sidang Skripsi
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
FKIP UNP Kediri
Pada tanggal:
Dan Dinyatakan telah Memenuhi Persyaratan
Panitia Penguji:
1. Ketua
: Drs. Setya Adi Sancaya, M.Pd
2. Penguji I
: Drs. Sempu Dwi Sasongko
3. Penguji II
Nama : CAHAYA AJI R.H | NPM : 10.1.01.07.0031
Fak : FKIP – Prodi : PBSI
simki.unpkediri.ac.id
|| 3||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Judul:
CAMPUR KODE PADA IKLAN TELEVISI
BULAN JUNI - NOVEMBER TAHUN 2014
CAHAYA AJI RIANI HARUM SARI
NPM: 10.1.01.07.0031
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
FKIP UNP Kediri
Pembimbing I
Pembimbing II
Dr. Subardi Agan, M. Pd
Drs. Sempu Dwi Sasongko
UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI
ABSTRAK
Nama : CAHAYA AJI R.H | NPM : 10.1.01.07.0031
Fak : FKIP – Prodi : PBSI
simki.unpkediri.ac.id
|| 4||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Cahaya Aji Riani Harum Sari: Campur Kode Pada Iklan Televisi Bulan Juni -November Tahun 2014,
Skripsi, PBSI, FKIP UNP Kediri, 2014.
Kata Kunci: campur kode, peristiwa tutur, iklan televisi.
Penelitian ini dilatarbelakangi hasil pengamatan dan pengalaman peneliti, bahwa iklan televisi
dapat dikaji dari sudut pandang studi bahasa karena pada dasarnya, iklan televisi menggunakan bahasa
sebagai sarana penyampaian pesan kepada konsumen. Artinya, terdapat penggunaan bahasa dalam sebuah
paket iklan televisi. Penggunaan tuturan dalam iklan televisi dapat dikaji dalam sosiolinguistik.
Sosiolinguistik adalah sebuah bidang kajian pada disiplin ilmu bahasa yang salah satu tugasnya
mempelajari pengaruh lingkungan sosial terhadap bentuk pilihan bahasa pada masyarakat yang
bersangkutan.
Permasalah penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah deskripsi wujud campur kode pada iklan
televisi bulan Juni – November Tahun 2014?
(2) Bagaimanakah deskripsi latar belakang
terjadinya campur kode pada iklan televisi bulan Juni-November Tahun 2014? (3) Bagaimanakah
deskripsi fungsi campur kode pada iklan televisi bulan Juni - November Tahun 2014?. Tujuan penelitian
ini yaitu: (1) Mendeskripsikan wujud campur kode pada iklan televisi bulan Juni-November Tahun 2014?
(2) Mendeskripsikan penyebab terjadinya campur kode pada iklan televisi bulan Juni-November Tahun
2014?
(3) Mendeskripsikan fungsi campur kode pada iklan televisi bulan JuniNovember Tahun 2014?.
Data penelitian ini berupa tuturan bintang iklan televisi yang terdapat pada 83 buah iklan yang
telah dipilih secara acak dan ditranskripkan dalam bentuk teks tertulis. Sumber data penelitian ini adalah
iklan televisi yang ditayangkan di stasiun Televisi Swasta Nasional di Indonesia dalam kurun waktu tahun
2014, yang telah dipilih dengan pertimbangan bahwa iklan-iklan tersebut telah memuat data-data yang
diperlukan oleh penulis. Pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dengan teknik sadap. Teknik
analisis data dilakukan melalui dua prosedur yaitu analisis selama proses pengumpulan data dan analisis
setelah proses pengumpulan data. Hasil analisis data yang berupa temuan penelitian disajikan
menggunakan metode formal dan metode informal.
Kesimpulan hasil penelitian ini adalah (1) wujud campur kode pada iklan televisi terdiri atas kata,
frasa, dan baster (2) latar belakang terjadinya campur kode pada iklan televisi yaitu identifikasi peranan,
identifikasi ragam, dan keinginan untuk menjelaskan dan menafsirkan (3) fungsi campur kode pada iklan
televisi antara lain mengakrabkan suasana, meyakinkan topik pembicaraan, menimbulkan citra kekinian
dan citra berpendidikan.
Berdasarkan simpulan hasil penelitian ini adalah para insan periklanan diharapkan agar
memperhatikan pilihan bahasa yang digunakan dalam situasi atau konteks iklan tersebut agar lebih
menarik dan dapat dinikmati oleh konsumen. Masyarakat sebagai konsumen agar lebih selektif dalam
memilih produk barang dan tidak hanya tergiur pada iklan yang ada. Di samping itu, para peneliti dan
pemerhati bahasa diharapkan dapat memanfaatkan hasil penelitian ini untuk melakukan penelitian
lanjutan.
I.
LATAR BELAKANG
Televisi sebagai salah satu
Nama : CAHAYA AJI R.H | NPM : 10.1.01.07.0031
Fak : FKIP – Prodi : PBSI
maupun yang negatif.
Oleh karena itu, media televisi
simki.unpkediri.ac.id
|| 5||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
media komunikasi massa memiliki
dimanfaatkan secara optimal oleh para
peran yang besar dalam
pengusaha. Tidak mengherankan setiap
menyebarkan informasi dan
acara televisi, didukung oleh dua atau tiga
memberikan hiburan ke semua
iklan. Bahkan sebuah stasiun televisi
lapisan masyarakat. Hampir setiap
keberlangsungannya sampai ditentukan
rumah di wilayah Indonesia terdapat
oleh iklan yang masuk.
televisi dan hampir selama 24 jam
Iklan dalam televisi kadang sangat
dinyalakan untuk menerima siaran
memungkinkan, bahkan mampu
dari berbagai stasiun televisi.
menghipnotis masyarakat. Hal ini
Televisi merupakan media
dimanfaatkan pembuat iklan menciptakan
1
massa audiovisual yang sifatnya
peristiwa atau kejadian yang mirip
berbeda dengan media lain. Media
bahkan tidak jauh berbeda dengan
cetak mempunyai kekuatan pada
kehidupan nyata. Sebuah paket iklan
visualnya, media audio (radio)
televisi sering menghadirkan fenomena
mempunyai kekuatan pada sisi suara,
kemasyarakatan yang tengah berlangsung
sedangkan media audiovisual
dan menjadi tren di kalangan masyarakat.
memiliki kekuatan keduanya.
Dengan demikian, peran
Dengan demikian, media televisi
pemakaian bahasa dalam sebuah iklan
memiliki kekuatan informatif
relatif penting. Untuk itu, pembuat iklan
persuasif yang lebih tinggi
memanfaatkan unsur-unsur kebahasaan
dibandingkan dengan media lainnya.
seoptimal mungkin untuk mempengaruhi
Media ini dapat dikatakan lebih
calon konsumen atau mempropagandakan
sempurna dan efek yang ditimbulkan
produk yang ditawarkan.
pun lebih dahsyat baik yang positif
lebih sempurna dan efek yang
ditimbulkan pun lebih dahsyat baik
Nama : CAHAYA AJI R.H | NPM : 10.1.01.07.0031
Fak : FKIP – Prodi : PBSI
Salah satu peristiwa tutur yang
dimanfaatkan dalam iklan adalah
peristiwa campur kode. Dengan
simki.unpkediri.ac.id
|| 6||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
yang positif maupun yang negatif
demikian, dialog antar bintang iklan
apabila dibandingkan dengan media
sering diwarnai penggunaan campur
komunikasi massa yang lain. Ketiga,
kode. Hal ini menyebabkan selain lebih
berdasarkan pengamatan, televsi
hidup juga lebih dekat dengan gambaran
sering memunculkan beberapa
kehidupan nyata.
peristiwa kebahasaan yang berupa
campur kode baik berbentuk dialog
para bintang iklan maupun bentuk
narator.
II.
METODE
Nama : CAHAYA AJI R.H | NPM : 10.1.01.07.0031
Fak : FKIP – Prodi : PBSI
bahasa lain dalam sebuah tulisan. Pemakaian
simki.unpkediri.ac.id
|| 7||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Suatu penelitian dikatakan ilmiah apabila
menggunakan metode yang sesuai. Untuk
bahasa seperti ini termasuk kajian
sosiolinguistik. Oleh karena itu, pendekatan
penelitian ini adalah pendekatan
itu, penelitian membutuhkan metode agar
kerja penelitian dapat efektif dan efisien.
sosiolinguistik.
Dipilih dan digunakan pendekatan ini
Pemilihan dan penentuan metode perlu
dimaksudkan agar penggambaran kondisi
memperhitungkan unsur-unsur penelitian
objektif campur kode di iklan televisi dapat
seperti objek, data dan isntrumen.
diwujudkan secara lebih objektif. Hal ini
Oleh karena itu, uraian metode
sesuai dengan kajian sosiolinguistik yang
pada bab ini mencakup (1) pendekatan
lebih menekankan pada penggunaan bahasa
23
dan jenis penelitian, (2) objek penelitian,
dalam komunikasi yang realistik.
(3) tahap dan waktu penelitian, (4) data
Penggunaan bahasa dalam masyarakat tidak
dan sumber data, (5) instrumen
lepas dari aspek siapa yang menggunakan,
penelitian, (6) metode dan teknik
kapan, dan dimana serta untuk apa bahasa
penelitian.
digunakan. Demikian juga iklan hadir tentu
A. Pendekatan Penelitian
mempertimbangakan hal-hal tersebut.
Pendekatan adalah cara pandang
terhadap objek penelitian. Pendekatan
yang dipilih atau dipakai perlu
disesuaikan dengan karakteristik objek
dan tujuan penelitian. Penelitian ini
hendak meneliti campur kode dalam iklan
televisi. Campur kode sebagaimana
diuraikan adalah penggunaan unsur
III. HASIL DAN KESIMPULAN
Nama : CAHAYA AJI R.H | NPM : 10.1.01.07.0031
Fak : FKIP – Prodi : PBSI
iklan televisi digunakan untuk
perhatian konsumen.
Hasil
analisis
data
menarik
ternyata
simki.unpkediri.ac.id
|| 8||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Penelitian
“Campur
menunjukkan bahwa, wujud campur kode
Kode Pada Iklan Televisi Bulan Juni -
yang banyak ditemukan dalam kalimat-
November Tahun 2014” dimaksudkan
kalimat bahasa iklan televisi berupa kata,
untuk mendeskripsikan campur kode
frasa dan baster. Dari ketiga wujud tersebut,
pada iklan televisi, meliputi (1) wujud
wujud campur kode
campur
penyebab
ditemukan daripada campur kode wujud kata
campur kode maupun, (3) fungsi campur
dan baster. Berikut rekapitulasi data wujud
kode. Untuk itu, deskripsi laporan hasil
campur kode dapat dilihat dalam tabel 4.1
kode,
berjudul,
(2)
faktor
penelitian ini juga dirinci atas ketiga hal
frasa lebih banyak
Dari tabel diatas dapat dijelaskan bahwa
tersebut.
empat puluh tiga (43) data yang menunjukkan
A.
wujud campur kode frasa, tiga puluh tujuh
Deskripsi Wujud Campur Kode
Pada Iklan Televisi Bulan Juni -
(37) data yang menunjukkan wujud campur
November Tahun 2014
kode kata, dan tiga (3) data yang
Iklan
sebagai
sebuah
sarana
menunjukkan wujud campur kode baster.
promosi bertujuan untuk mempengaruhi
Wujud campur kode frasa lebih sering
konsumen. Iklan memanfaatkan sarana
digunakan karena kemudahan dan lebih
kebahasaan
efektif meyakinkan konsumen daripada wujud
untuk
mempromosikan
produknya. Salah satu sarana kebahasaan
campur kode kata dan wujud campur kode
tersebut adalah campur kode.
baster. Sedangkan wujud campur kode kata
Dalam wujud nyata, campur kode dapat
dan wujud campur kode baster lebih sedikit
ditunjukkan dalam tuturan bintang iklan
digunakan karena sulit dalam pemahaman
televisi. Tuturan bintang iklan televisi
menggunakan kalimat yang lugas yakni
maksud tuturan.
makna dan maksud terlihat langsung dan
mudah dipahami oleh konsumen. Oleh
karena itu, campur kode dalam-
Nama : CAHAYA AJI R.H | NPM : 10.1.01.07.0031
Fak : FKIP – Prodi : PBSI
simki.unpkediri.ac.id
|| 9||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
IV.
DAFTAR PUSTAKA
Achmad, H.P. dan Alek Abdullah. 2012.
Linguistik Umum. Jakarta: Erlangga.
Ardianto. Elvinaro. 2010. Komunikasi
Massa:
Suatu
Pengantar.
Bandung: Simbiosa Rekatama
Media.
Arikunto. Suharsimi. 2006. Prosedur
Penelitian, Suatu Pendekatan
Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Aslinda dan Leni Syafyahya. 2010.
Pengantar
Sosiolinguistik.
Bandung: Refika Aditama.
Azwar, Saifuddin. 2004.
Metode
Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Chaer, Abdul. 2003. Linguistik Umum.
Jakarta: Rineka Cipta.
___________. 2009. Sintaksis Bahasa
Indonesia (Pendekatan Proses).
Jakarta: Rineka Cipta.
Chaer, Abdul dan Leonie Agustina. 2010.
Sosiolinguistik Perkenalan Awal.
Jakarta : Rineka Cipta.
Djadjasudarma, Fatimah. 1993. Metode
Linguistik: Ancangan Metode
Penelitian dan Kajian. Bandung:
Eresco.
Djojosuroto, Kinanti dan M.L.A.
Sumaryati. 2004. Prinsip-prinsip
Dasar dalam Penelitian Bahasa
dan Sastra. Bandung: Yayasan
Nuansa Cendekia.
Hermawan, Agus. 2012. Komunikasi
Pemasaran. Jakarta: Erlangga.
Nama : CAHAYA AJI R.H | NPM : 10.1.01.07.0031
Fak : FKIP – Prodi : PBSI
Lexy J, Moleong. 2004. Metode Penelitian
Kualitatif.
Bandung:
Remaja
Rosdakarya.
________________. 2009. Metode Penelitian
Kualitatif.
Bandung:
Remaja
Rosdakarya.
Mahsun. 2011. Metode Penelitian Bahasa :
Tahapan Strategi, Metode, dan
Tekniknya. Jakarta: PT Raja Grafindo
Persada.
Nababan, P. W. J. 1991. Sosiolinguistik:
Suatu Pengantar. Jakarta: Gramedia.
69
Putu, I Dewa dan Muhammad Rohmadi.
2013. Sosiolinguistik Kajian Teori dan
Analisis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rahardi, Kunjana. 2001. Sosiolinguistik Kode
dan Alih kode. Yogyakarta: Pustaka
Pelajar.
Rokhman,
Fathur.
2013.
Sosiolinguistik.
Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sudaryanto. 1988. Metode dan Aneka Teknis
Analisis bahasa: Pengantar Penelitian
Wahana Kebudayaan secara Linguistik.
Yogyakarta: Duta Wacana University
Press.
Sugiyono.
2013.
Metode
Penelitian
Kuantitatif Kualitatif dan R & D.
Bandung: Alfabeta.
Sumadira, Haris. 2014. Sosiologi Komunikasi
Massa. Bandung: Simbiosa Rekatama
Media.
Sumarsono.
2013.
Sosiolinguistik.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
simki.unpkediri.ac.id
|| 10||
Artikel Skripsi
Universitas Nusantara PGRI Kediri
Problem. Surakarta: Hennary Offset.
Suwito. 1985. Pengantar Awal
Sosiolinguistik: Teori dan
______.
1996.
Pengantar
Awal
Sosiolinguistik:
Teori
dan
Problem. Surakarta: Hennary
Offset.
Sumber Dari Internet
Ikhwan, Ardhiean. 2013. Alih kode dan
Campur Kode. (Online), tersedia:
http://www.scribd.com/doc/,
diunduh 10 Oktober 2013.
Jatmiko, Agus. 2011. Campur Kode.
(Online), tersedia:
http://www.agsjatmiko.blogspot.co
m/2011:12, diunduh 12 Agustus
2011.
Yulian, Ganang. 2013. Alih Kode dan
Campur Kode. (Online), tersedia:
http://ganangyulian.blogspot.com/2
013/10/alih-kode-dan-campurkode.html, diunduh 10 Oktober
2013.
http://kombabasin.blogspot.com/2001_02
_01_archive.html
http://library-ump.org/index:47
Nama : CAHAYA AJI R.H | NPM : 10.1.01.07.0031
Fak : FKIP – Prodi : PBSI
simki.unpkediri.ac.id
|| 11||
Fly UP