...

SKP Perencanaan Pemeliharaan PLTG Gas

by user

on
Category: Documents
2

views

Report

Comments

Transcript

SKP Perencanaan Pemeliharaan PLTG Gas
DAFTAR
STANDAR KOMPETENSI
TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN
BIDANG PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK
SUB BIDANG PERENCANAAN PEMELIHARAAN
PLTG
LEVEL 3
Kode Unit
Judul Unit
Kode Unit
Judul Unit
LEVEL 2
Kode Unit
Judul Unit
Kode Unit
Judul Unit
Kode Unit
Judul Unit
Kode Unit
Judul Unit
1
: KGG/M.RHK.001 (3) A .......................................................................... 2
: Merencanakan Pemeliharaan Pusat Pembangkit ....................2
: KGG/M.RHK.002 (3) A .......................................................................... 5
: Merencanakan Modifikasi Pusat Pembangkit ............................5
8
: KGG/M.RHM.001 (2) A ......................................................................... 9
: Merencanakan Pemeliharaan Peralatan Mesin .........................9
: KGG/M.RHL.001 (2) A ........................................................................ 12
: Merencanakan Pemeliharaan Listrik.........................................12
: KGG/M.RHC.001 (2) A ........................................................................ 15
: Merencanakan Pemeliharaan Kontrol & Instrumen ...............15
: KGG/M.RMC.001 (2) A........................................................................ 18
: Merencanakan Modifikasi Pusat Pembangkit ..........................18
i
STANDAR KOMPETENSI
TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN
BIDANG PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK
SUB BIDANG PERENCANAAN PEMELIHARAAN PLTG
LEVEL 3
1
STANDAR KOMPETENSI
TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN
BIDANG PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK
SUB BIDANG PERENCANAAN PEMELIHARAAN PLTG
Kode Unit
Judul Unit
Uraian Unit
: KGG/M.RHK.001 (3) A
: Merencanakan Pemeliharaan Pusat Pembangkit
: Unit
kompetensi
ini
berkaitan
dengan
Analisis
pelaksanaan membuat rencana pemeliharaan Unit PLTG
jangka panjang, yang meliputi, perhitungan kebutuhan
suku cadang, inspeksi unit, anggaran pemeliharaan
kinerja unit dan rekomendasi pelaksanaannya.
SUB KOMPETENSI
1. Mempersiapkan
Analisis pekerjaan
2. Melaksanakan
kegiatan
perencanaan
pemeliharaan
jangka panjang
KRITERIA UNJUK KERJA
1.1. Langkah
analisa
rencana
pekerjaan
dipersiapkan, didiskusikan secara tim dan
dipelajari dengan cermat dan teliti.
1.2. Prinsip
analisa
kegiatan
perencanaan
Modifikasi Pusat Pembangkit
dipahami,
dikuasai dan diaplikasikan dengan benar dan
cermat.
1.3. Data dikumpulkan, dipelajari, diidentifikasi
dan dianalisa meliputi:
1.3.1. Rencana kerja perusahaan;
1.3.2. Rencana kebutuhan Modifikasi Pusat
Pembangkit
1.3.3. Data kinerja unit.
1.3.4. Data realisasi produksi
1.3.5. Data pemeliharaan unit
2.1. Prakiraan-prakiraan
pemeliharaan
dibuat
berdasarkan rencana pemeliharaan dan
kinerja unit untuk diidentifikasi dan dianalisis
/ dibandingkan secara teliti sesuai dengan
acuan-acuan kebijakan perusahaan.
2.2. Prakiraan-prakiraan kebutuhan pemeliharaan
jangka panjang dibuat berdasarkan rencana
jam operasi unit, kondisi operasi, dan
kebutuhan
lain
yang
terkait
untuk
diidentifikasi dan dianalisis / dibandingkan
secara teliti sesuai dengan acuan-acuan
kebijakan perusahaan.
2.3. Prakiraan-prakiraan biaya pemeliharaan dari
fixed cost maupun variable cost dibuat dan
dibandingkan secara teliti sesuai dengan
pembiayaan sebelumnya
2
3. Melaksanakan
pengawasan
Pemeliharaan
Pusat Pembangkit
Listrik
4. Memeriksa hasil
Pemeliharaan
Pusat Pembangkit
Listrik
5. Membuat Laporan
Hasil Perencanaan
Pemeliharaan
Pusat Pembangkit
Listrik
2.4. Berdasarkan data hasil pada butir 2.1, 2.2
dan 2.3, didiskusikan secara tim dan
dipelajari dengan cermat dan teliti diajukan
kepada
pihak
manajemen
untuk
mendapatkan konfirmasi dan dituangkan
berupa rekomendasi untuk disampaikan
kepada pihak berwenang
3.1. Pengawasan Pemeliharaan Pusat Pembangkit
Listrik dilakukan dan dicatat sesuai prosedur
dan format Pemeliharaan Pusat Listrik
3.2. Permasalahan
yang
timbul
selama
pelaksanaan perbaikan pondasi dianalisis dan
dibandingkan dengan dokumen kerja
4.1. Permasalahan yang timbul dianalisis dan
dibandingkan
dengan
SOP
Pusat
Listrik/Maintenance Manual.
4.2. Dibuat
rekomendasi,
persetujuan
atau
penolakan atas hasil pelaksanaan pekerjaan
5.1
5.2
Laporan hasil perencanaan Modifikasi Pusat
Pembangkit
dibuat dengan menggunakan
prosedur dan format yang telah ditetapkan
untuk saran maupun rekomendasi.
Laporan dikonsultasikan kepada atasan/
pihak yang berwenang untuk memperoleh
pengesahan.
Persyaratan/Kondisi Unjuk Kerja
Dalam melaksanakan unit kompentensi ini harus didukung dengan
tersedianya:
1. SOP yang berlaku di Perusahaan/Pusat listrik
2. Maintenance Manual dari masing-masing Pondasi
3. Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan
4. Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit
kompetensi ini.
Acuan Penilaian
1. Unit kompetensi yang harus dimiliki sebelumnya:
a. No. KGG/M.RHK.001 (1) A
– Perencanaan Pemeliharaan Pusat
Pembangkit Listrik
2. Kompetensi harus diujikan ditempat kerja atau ditempat lain secara
simulasi dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal.
3. Pengetahuan yang dibutuhkan:
a. Statistik.
b. Manajemen Pemeliharaan
c. Manajemen Pengadaan & Gudang
d. Keuangan
4. Persyaratan dasar kualifikasi pendidikan formal: Setara SMK-
3
Sipil/SLTA.
5. Memiliki pengetahuan tentang:
a. Kursus-kursus kejuruan yang mendukung butir 3.
b. On Site Training Pusat Pembangkit sesuai yang dipelihara.
4
STANDAR KOMPETENSI
TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN
BIDANG PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK
SUB BIDANG PERENCANAAN PEMELIHARAAN PLTG
Kode Unit
Judul Unit
Uraian Unit
: KGG/M.RHK.002 (3) A
: Merencanakan Modifikasi Pusat Pembangkit
: Unit
kompetensi
ini
berkaitan
dengan
Analisis
pelaksanaan membuat Merencanakan Modifikasi Pusat
Pembangkit , yang meliputi , perhitungan kebutuhan suku
cadang, inspeksi unit, anggaran pemeliharaan ,kinerja
unit dan rekomendasi pelaksanaannya.
SUB KOMPETENSI
1. Mempersiapkan
Analisis pekerjaan
2. Melaksanakan
kegiatan
Merencanakan
Modifikasi Pusat
Pembangkit
KRITERIA UNJUK KERJA
1.1. Langkah
analisa
rencana
pekerjaan
dipersiapkan, didiskusikan secara tim dan
dipelajari dengan cermat dan teliti.
1.2. Prinsip analisa kegiatan Merencanakan
Modifikasi Pusat Pembangkit
dipahami,
dikuasai dan diaplikasikan dengan benar
dan cermat.
1.3. Data dikumpulkan, dipelajari, diidentifikasi
dan dianalisa meliputi :
1.3.1.Rencana kerja perusahaan;
1.3.2.Rencana kebutuhan Modifikasi Pusat
Pembangkit
1.3.3.Data kinerja unit.
1.3.4.Data realisasi produksi
1.3.5.Data pemeliharaan unit
2.1. Prakiraan-prakiraan
pemeliharaan
dibuat
berdasarkan rencana pemeliharaan dan
kinerja unit untuk diidentifikasi dan dianalisis
/ dibandingkan secara teliti sesuai dengan
acuan-acuan kebijakan perusahaan.
2.2. Prakiraan-prakiraan
kebutuhan
Modifikasi
Pusat Pembangkit
dibuat berdasarkan
rencana jam operasi unit, kondisi operasi,
dan kebutuhan lain yang terkait untuk
diidentifikasi dan dianalisis / dibandingkan
secara teliti sesuai dengan acuan-acuan
kebijakan perusahaan.
2.3. Prakiraan-prakiraan biaya pemeliharaan dari
fixed cost maupun variable cost dibuat dan
dibandingkan secara teliti sesuai dengan
pembiayaan sebelumnya
5
3. Melaksanakan
pengawasan
Pemeliharaan
Pusat Pembangkit
Listrik
4. Memeriksa hasil
Perncanaan
Modifikasi Pusat
Pembangkit
5. Membuat Laporan
Hasil Perencanaan
Modifikasi Pusat
Pembangkit
2.4. Berdasarkan data hasil pada butir 2.1, 2.2
dan 2.3 didiskusikan secara tim dan dipelajari
dengan cermat dan teliti diajukan kepada
pihak
manajemen
untuk
mendapatkan
konfirmasi
dan
dituangkan
berupa
rekomendasi untuk disampaikan kepada
pihak berwenang
3.1. Pengawasan Merencanakan Modifikasi Pusat
Pembangkit
dilakukan dan dicatat sesuai
prosedur
dan format Pemeliharaan Pusat
Listrik
3.2. Permasalahan
yang
timbul
selama
pelaksanaan perbaikan pondasi dianalisis dan
dibandingkan dengan dokumen kerja
4.1. Permasalahan yang timbul dianalisis dan
dibandingkan
dengan
SOP
Pusat
Listrik/Maintenance Manual.
4.2. Dibuat
rekomendasi,
persetujuan
atau
penolakan atas hasil pelaksanaan pekerjaan
5.1 Laporan hasil Merencanakan Modifikasi Pusat
Pembangkit
dibuat dengan menggunakan
prosedur dan format yang telah ditetapkan
untuk saran maupun rekomendasi.
5.2 Laporan dikonsultasikan kepada atasan/
pihak yang berwenang untuk memperoleh
pengesahan.
Persyaratan/Kondisi Unjuk Kerja
Dalam melaksanakan unit kompentensi ini harus didukung dengan
tersedianya:
1. SOP yang berlaku di Perusahaan/Pusat listrik
2. Maintenance Manual dari masing-masing Pondasi
3. Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan
4. Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit
kompetensi ini.
Acuan Penilaian
1. Unit kompetensi yang harus dimiliki sebelumnya:
a. No. KGG/M.RHK.001 (1) A
– Perencanaan Merencanakan
Modifikasi Pusat Pembangkit
2. Kompetensi harus diujikan ditempat kerja atau ditempat lain secara
simulasi dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal.
3. Pengetahuan yang dibutuhkan:
a. Statistik.
b. Manajemen Pemeliharaan
c. Manajemen Pengadaan & Gudang
d. Keuangan
6
4. Persyaratan dasar kualifikasi pendidikan formal: Setara SMKSipil/SLTA.
5. Memiliki pengetahuan tentang:
a. Kursus-kursus kejuruan yang mendukung butir 3.
b. On Site Training Pusat Pembangkit sesuai yang dipelihara.
7
STANDAR KOMPETENSI
TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN
BIDANG PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK
SUB BIDANG PERENCANAAN PEMELIHARAAN PLTG
LEVEL 2
8
STANDAR KOMPETENSI
TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN
BIDANG PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK
SUB BIDANG PERENCANAAN PEMELIHARAAN PLTG
Kode Unit
Judul Unit
Uraian Unit
: KGG/M.RHM.001 (2) A
: Merencanakan Pemeliharaan Peralatan Mesin
: Unit
kompetensi
ini
berkaitan
dengan
Analisis
pelaksanaan membuat rencana Pemeliharaan Peralatan
Mesin
, yang meliputi , perhitungan kebutuhan suku
cadang ,inspeksi unit, anggaran pemeliharaan ,kinerja
unit dan rekomendasi pelaksanaannya.
SUB KOMPETENSI
1. Mempersiapkan
Analisis pekerjaan
2. Melaksanakan
kegiatan
perencanaan
Pemeliharaan
Peralatan Mesin
KRITERIA UNJUK KERJA
1.1. Langkah
analisa
rencana
pekerjaan
dipersiapkan, didiskusikan secara Tim dan
dipelajari dengan cermat dan teliti.
1.2. Prinsip
analisa
kegiatan
perencanaan
Pemeliharaan Peralatan Mesin
dipahami,
dikuasai dan diaplikasikan dengan benar
dan cermat.
1.3. Data dikumpulkan, dipelajari, diidentifikasi
dan dianalisa meliputi :
1.3.1. Rencana kerja perusahaan;
1.3.2. Rencana kebutuhan Pemeliharaan
Peralatan Mesin
1.3.3. Data kinerja unit.
1.3.4. Data realisasi produksi
1.3.5. Data pemeliharaan unit
2.1. Prakiraan-prakiraan pemeliharaan dibuat
berdasarkan rencana pemeliharaan dan
kinerja unit untuk diidentifikasi dan
dianalisis / dibandingkan secara teliti sesuai
dengan
acuan-acuan
kebijakan
perusahaan.
2.2. Prakiraan-prakiraan
kebutuhan
Peme
liharaan Peralatan Mesin
dibuat
berdasarkan rencana jam operasi unit,
kondisi operasi, dan kebutuhan lain yang
terkait untuk diidentifikasi dan dianalisis /
dibandingkan secara teliti sesuai dengan
acuan-acuan kebijakan perusahaan.
2.3. Prakiraan-prakiraan biaya pemeliharaan
dari fixed cost maupun variable cost dibuat
dan dibandingkan secara teliti sesuai
dengan pembiayaan sebelumnya
9
2.4.
3. Melaksanakan
pengawasan
Pemeliharaan
Peralatan Mesin
Listrik
4. Memeriksa hasil
Pemeliharaan
Peralatan Mesin
Listrik
5. Membuat Laporan
Hasil Perencanaan
Pemeliharaan
Peralatan Mesin
Listrik
Berdasarkan data hasil pada butir 2.1, 2.2
dan 2.3 didiskusikan secara tim dan
dipelajari dengan cermat dan teliti diajukan
kepada
pihak
manajemen
untuk
mendapatkan konfirmasi dan dituangkan
berupa rekomendasi untuk disampaikan
kepada pihak berwenang
3.3. Pengawasan Pemeliharaan Peralatan Mesin
Listrik dilakukan dan dicatat sesuai prosedur
dan format Pemeliharaan Pusat Listrik
3.4. Permasalahan
yang
timbul
selama
pelaksanaan perbaikan pondasi dianalisis dan
dibandingkan dengan dokumen kerja
4.1. Permasalahan yang timbul dianalisis dan
dibandingkan
dengan
SOP
Pusat
Listrik/Maintenance Manual.
4.2. Dibuat
rekomendasi,
persetujuan
atau
penolakan atas hasil pelaksanaan pekerjaan
5.1 Laporan hasil perencanaan Pemeliharaan
Peralatan
Mesin
dibuat
dengan
menggunakan prosedur dan format yang
telah ditetapkan untuk saran maupun
rekomendasi.
5.2 Laporan dikonsultasikan kepada atasan/
pihak yang berwenang untuk memperoleh
pengesahan.
Persyaratan/Kondisi Unjuk Kerja
Dalam melaksanakan unit kompentensi ini harus didukung dengan
tersedianya:
1. SOP yang berlaku di Perusahaan/Pusat listrik
2. Maintenance Manual dari masing-masing Pondasi
3. Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan
4. Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit
kompetensi ini.
Acuan Penilaian
1. Unit kompetensi yang harus dimiliki sebelumnya:
a. KGG/M.HMT.101 (3)A - Memelihara Turbin Gas
b. KGG/M.HMT.201 (3)A - Memelihara Turbin Uap
c. KGG/M.OUK.001 (3)A - Mengoperasikan Unit PLTG
d. KGG/M.HMP.001 (2)A - Memelihara Piping
e. KGG/M.HMV.001 (2)A - Memelihara Valve
f. KGG/M.HMK.001 (2)A - Memelihara Pompa dan Kompresor
2. Kompetensi harus diujikan ditempat kerja atau ditempat lain secara
simulasi dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal.
3. Pengetahuan yang dibutuhkan:
10
a. Ekonomi Teknik
b. Statistik
c. Manajemen Proyek
d. Manajemen Konstruksi
4. Persyaratan dasar kualifikasi pendidikan formal: Setara SMKSipil/SLTA.
5. Memiliki pengetahuan tentang:
a. Kursus-kursus kejuruan yang mendukung butir 3.
b. On Site Training Pusat Pembangkit sesuai yang dipelihara.
11
STANDAR KOMPETENSI
TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN
BIDANG PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK
SUB BIDANG PERENCANAAN PEMELIHARAAN PLTG
Kode Unit
Judul Unit
Uraian Unit
: KGG/M.RHL.001 (2) A
: Merencanakan Pemeliharaan Listrik
: Unit
kompetensi
ini
berkaitan
dengan
Analisis
pelaksanaan membuat rencana Pemeliharaan Listrik Pusat
Pembangkit , yang meliputi , perhitungan kebutuhan suku
cadang,inspeksi unit, anggaran pemeliharaan ,kinerja unit
dan rekomendasi pelaksanaannya.
SUB KOMPETENSI
1. Mempersiapkan
Analisis pekerjaan
2. Melaksanakan
kegiatan
perencanaan
Pemeliharaan
Listrik
KRITERIA UNJUK KERJA
1.1. Langkah
analisa
rencana
pekerjaan
dipersiapkan, didiskusikan secara tim dan
dipelajari dengan cermat dan teliti.
1.2. Prinsip
analisa
kegiatan
perencanaan
Pemeliharaan Listrik dipahami, dikuasai dan
diaplikasikan dengan benar dan cermat.
1.3. Data dikumpulkan, dipelajari, diidentifikasi
dan dianalisa meliputi :
1.3.1. Rencana kerja perusahaan;
1.3.2. Rencana kebutuhan Pemeliharaan
Listrik Pusat Pembangkit
1.3.3. Data kinerja unit.
1.3.4. Data realisasi produksi
1.3.5. Data pemeliharaan unit
2.1. Prakiraan-prakiraan
pemeliharaan
dibuat
berdasarkan rencana pemeliharaan dan
kinerja unit untuk diidentifikasi dan dianalisis
/ dibandingkan secara teliti sesuai dengan
acuan-acuan kebijakan perusahaan.
2.2. Prakiraan-prakiraan kebutuhan Pemeliharaan
Listrik Pusat Pembangkit dibuat berdasarkan
rencana jam operasi unit, kondisi operasi,
dan kebutuhan lain yang terkait untuk
diidentifikasi dan dianalisis / dibandingkan
secara teliti sesuai dengan acuan-acuan
kebijakan perusahaan.
2.3. Prakiraan-prakiraan biaya pemeliharaan dari
fixed cost maupun variable cost dibuat dan
dibandingkan secara teliti sesuai dengan
pembiayaan sebelumnya
12
3. Melaksanakan
pengawasan
Pemeliharaan
Listrik
4. Memeriksa hasil
Pemeliharaan
Listrik Pusat
Pembangkit Listrik
5. Membuat Laporan
Hasil Perencanaan
Pemeliharaan
Listrik
2.4. Berdasarkan data hasil pada butir 2.1, 2.2
dan 2.3 didiskusikan secara tim dan dipelajari
dengan cermat dan teliti diajukan kepada
pihak
manajemen
untuk
mendapatkan
konfirmasi
dan
dituangkan
berupa
rekomendasi untuk disampaikan kepada
pihak berwenang
3.1. Pengawasan
Pemeliharaan
Listrik
dilakukan dan dicatat sesuai prosedur dan
format Pemeliharaan Pusat Listrik
3.2. Permasalahan
yang
timbul
selama
pelaksanaan perbaikan pondasi dianalisis dan
dibandingkan dengan dokumen kerja
4.1. Permasalahan yang timbul dianalisis dan
dibandingkan
dengan
SOP
Pusat
Listrik/Maintenance Manual.
4.2. Dibuat
rekomendasi,
persetujuan
atau
penolakan atas hasil pelaksanaan pekerjaan
5.1
5.2
Laporan hasil perencanaan Pemeliharaan
Listrik
dibuat
dengan
menggunakan
prosedur dan format yang telah ditetapkan
untuk saran maupun rekomendasi.
Laporan dikonsultasikan kepada atasan/
pihak yang berwenang untuk memperoleh
pengesahan.
Persyaratan/Kondisi Unjuk Kerja
Dalam melaksanakan unit kompentensi ini harus didukung dengan
tersedianya:
1. SOP yang berlaku di Perusahaan/Pusat listrik
2. Maintenance Manual dari masing-masing Pondasi
3. Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan
4. Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit
kompetensi ini.
Acuan Penilaian
1. Unit kompetensi yang harus dimiliki sebelumnya:
a. No. PLTG/M.RHK.001 (1) A
– Perencanaan Pemeliharaan Listrik
2. Kompetensi harus diujikan ditempat kerja atau ditempat lain secara
simulasi dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal.
3. Pengetahuan yang dibutuhkan:
a. Statistik.
b. Manajemen Pemeliharaan
c. Manajemen Pengadaan & Gudang
d. Keuangan
4. Persyaratan dasar kualifikasi pendidikan formal: Setara SMKSipil/SLTA.
13
5. Memiliki pengetahuan tentang:
a. Kursus-kursus kejuruan yang mendukung butir 3.
b. On Site Training Pusat Pembangkit sesuai yang dipelihara
14
STANDAR KOMPETENSI
TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN
BIDANG PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK
SUB BIDANG PERENCANAAN PEMELIHARAAN PLTG
Kode Unit
Judul Unit
Uraian Unit
: KGG/M.RHC.001 (2) A
: Merencanakan Pemeliharaan Kontrol & Instrumen
: Unit
kompetensi
ini
berkaitan
dengan
Analisis
pelaksanaan membuat rencana Pemeliharaan Kontrol &
Instrumen, yang meliputi , perhitungan kebutuhan suku
cadang, inspeksi unit, anggaran pemeliharaan ,kinerja
unit dan rekomendasi pelaksanaannya.
SUB KOMPETENSI
1. Mempersiapkan
Analisis pekerjaan
2. Melaksanakan
kegiatan
perencanaan
Pemeliharaan
Kontrol &
Instrumen
KRITERIA UNJUK KERJA
1.1. Langkah
analisa
rencana
pekerjaan
dipersiapkan, didiskusikan secara tim dan
dipelajari dengan cermat dan teliti.
1.2. Prinsip
analisa
kegiatan
perencanaan
Pemeliharaan
Kontrol
&
Instrumen
dipahami,
dikuasai
dan
diaplikasikan
dengan benar dan cermat.
1.3. Data dikumpulkan, dipelajari, diidentifikasi
dan dianalisa meliputi :
1.3.1. Rencana kerja perusahaan;
1.3.2. Rencana kebutuhan Pemeliharaan
Kontrol & Instrumen
1.3.3. Data kinerja unit.
1.3.4. Data realisasi produksi
1.3.5. Data pemeliharaan unit
2.1. Prakiraan-prakiraan pemeliharaan dibuat
berdasarkan rencana pemeliharaan dan
kinerja unit untuk diidentifikasi dan
dianalisis / dibandingkan secara teliti sesuai
dengan
acuan-acuan
kebijakan
perusahaan.
2.2. Prakiraan-prakiraan
kebutuhan
Pemeli
haraan Kontrol & Instrumen dibuat
berdasarkan rencana jam operasi unit,
kondisi operasi, dan kebutuhan lain yang
terkait untuk diidentifikasi dan dianalisis /
dibandingkan secara teliti sesuai dengan
acuan-acuan kebijakan perusahaan.
2.3. Prakiraan-prakiraan biaya pemeliharaan
dari fixed cost maupun variable cost dibuat
dan dibandingkan secara teliti sesuai
dengan pembiayaan sebelumnya
15
2.4.
3.
4.
5.
Melaksanakan
pengawasan
Pemeliharaan
Kontrol &
Instrumen
Memeriksa hasil
Pemeliharaan
Kontrol &
Instrumen
3.1.
3.2.
4.1.
4.2.
Membuat Laporan 5.1
Hasil
Perencanaan
Pemeliharaan
Kontrol &
Instrumen
5.2
Berdasarkan data hasil pada butir 2.1, 2.2
dan 2.3 didiskusikan secara tim dan
dipelajari dengan cermat dan teliti diajukan
kepada
pihak
manajemen
untuk
mendapatkan konfirmasi dan dituangkan
berupa rekomendasi untuk disampaikan
kepada pihak berwenang
Pengawasan
Pemeliharaan
Kontrol
&
Instrumen
dilakukan dan dicatat sesuai
prosedur dan format Pemeliharaan Pusat
Listrik
Permasalahan
yang
timbul
selama
pelaksanaan perbaikan pondasi dianalisis
dan dibandingkan dengan dokumen kerja
Permasalahan yang timbul dianalisis dan
dibandingkan
dengan
SOP
Pusat
Listrik/Maintenance Manual.
Dibuat rekomendasi, persetujuan atau
penolakan atas hasil pelaksanaan pekerjaan
Laporan hasil perencanaan Pemeliharaan
Kontrol
&
Instrumen
dibuat
dengan
menggunakan prosedur dan format yang
telah ditetapkan untuk saran maupun
rekomendasi.
Laporan dikonsultasikan kepada atasan/
pihak yang berwenang untuk memperoleh
pengesahan.
Persyaratan/Kondisi Unjuk Kerja
Dalam melaksanakan unit kompentensi ini harus didukung dengan
tersedianya:
1. SOP yang berlaku di Perusahaan/Pusat listrik
2. Maintenance Manual dari masing-masing Pondasi
3. Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan
4. Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit
kompetensi ini.
Acuan Penilaian
1. Unit kompetensi yang harus dimiliki sebelumnya:
2. Kompetensi harus diujikan ditempat kerja atau ditempat lain secara
simulasi dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal.
3. Pengetahuan yang dibutuhkan:
a. Statistik.
b. Manajemen Pemeliharaan
c. Manajemen Pengadaan & Gudang
d. Keuangan
16
4. Persyaratan dasar kualifikasi pendidikan formal: Setara SMKSipil/SLTA.
5. Memiliki pengetahuan tentang:
a. Kursus-kursus kejuruan yang mendukung butir 3.
b. On Site Training Pusat Pembangkit sesuai yang dipelihara
17
STANDAR KOMPETENSI
TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN
BIDANG PEMBANGKITAN TENAGA LISTRIK
SUB BIDANG PERENCANAAN PEMELIHARAAN PLTG
Kode Unit
Judul Unit
Uraian Unit
: KGG/M.RMC.001 (2) A
: Merencanakan Modifikasi Pusat Pembangkit
: Unit
kompetensi
ini
berkaitan
dengan
Analisis
pelaksanaan
membuat
rencana
Modifikasi
Pusat
Pembangkit , yang meliputi , perhitungan kebutuhan suku
cadang ,inspeksi unit, anggaran pemeliharaan ,kinerja
unit dan rekomendasi pelaksanaannya.
SUB KOMPETENSI
1. Mempersiapkan
Analisis pekerjaan
2. Melaksanakan
kegiatan
perencanaan
Modifikasi Pusat
Pembangkit
KRITERIA UNJUK KERJA
1.4. Langkah
analisa
rencana
pekerjaan
dipersiapkan, didiskusikan secara tim dan
dipelajari dengan cermat dan teliti.
1.5. Prinsip
analisa
kegiatan
perencanaan
Modifikasi Pusat Pembangkit dipahami,
dikuasai dan diaplikasikan dengan benar
dan cermat.
1.6. Data dikumpulkan, dipelajari, diidentifikasi
dan dianalisa meliputi :
1.6.1. Rencana kerja perusahaan;
1.6.2. Rencana kebutuhan Modifikasi Pusat
Pembangkit
1.6.3. Data kinerja unit.
1.6.4. Data realisasi produksi
1.6.5. Data pemeliharaan unit
2.1. Prakiraan-prakiraan pemeliharaan dibuat
berdasarkan rencana pemeliharaan dan
kinerja unit untuk diidentifikasi dan
dianalisis / dibandingkan secara teliti sesuai
dengan
acuan-acuan
kebijakan
perusahaan.
2.2. Prakiraan-prakiraan kebutuhan Modifikasi
Pusat Pembangkit dibuat berdasarkan
rencana jam operasi unit, kondisi operasi,
dan kebutuhan lain yang terkait untuk
diidentifikasi dan dianalisis / dibandingkan
secara teliti sesuai dengan acuan-acuan
kebijakan perusahaan.
2.3. Prakiraan-prakiraan biaya pemeliharaan
dari fixed cost maupun variable cost dibuat
dan dibandingkan secara teliti sesuai
dengan pembiayaan sebelumnya
18
2.4.
3. Melaksanakan
pengawasan
Modifikasi
3.1.
3.2.
4. Memeriksa hasil
Modifikasi
4.1.
4.2.
5.
Membuat Laporan 5.1
Hasil
Perencanaan
Modifikasi
5.2
Berdasarkan data hasil pada butir 2.1, 2.2
dan 2.3 didiskusikan secara tim dan
dipelajari dengan cermat dan teliti diajukan
kepada
pihak
manajemen
untuk
mendapatkan konfirmasi dan dituangkan
berupa rekomendasi untuk disampaikan
kepada pihak berwenang
Pengawasan Modifikasi
dilakukan dan
dicatat sesuai prosedur
dan format
Pemeliharaan Pusat Listrik
Permasalahan
yang
timbul
selama
pelaksanaan perbaikan pondasi dianalisis
dan dibandingkan dengan dokumen kerja
Permasalahan yang timbul dianalisis dan
dibandingkan
dengan
SOP
Pusat
Listrik/Maintenance Manual.
Dibuat rekomendasi, persetujuan atau
penolakan atas hasil pelaksanaan pekerjaan
Laporan hasil perencanaan Modifikasi Pusat
Pembangkit dibuat dengan menggunakan
prosedur dan format yang telah ditetapkan
untuk saran maupun rekomendasi.
Laporan dikonsultasikan kepada atasan/
pihak yang berwenang untuk memperoleh
pengesahan.
Persyaratan/Kondisi Unjuk Kerja
Dalam melaksanakan unit kompentensi ini harus didukung dengan
tersedianya:
1. SOP yang berlaku di Perusahaan/Pusat listrik
2. Maintenance Manual dari masing-masing Pondasi
3. Log sheet atau report sheet yang ditetapkan oleh perusahaan
4. Peralatan dan instrumen yang terkait dengan pelaksanaan unit
kompetensi ini.
Acuan Penilaian
1. Unit kompetensi yang harus dimiliki sebelumnya:
a.
2. Kompetensi harus diujikan ditempat kerja atau ditempat lain secara
simulasi dengan kondisi kerja sesuai dengan keadaan normal.
3. Pengetahuan yang dibutuhkan:
a. Statistik.
b. Manajemen Pemeliharaan
c. Manajemen Pengadaan & Gudang
d. Keuangan
4. Persyaratan dasar kualifikasi pendidikan formal: Setara SMKSipil/SLTA.
19
5. Memiliki pengetahuan tentang:
a. Kursus-kursus kejuruan yang mendukung butir 3.
b. On Site Training Pusat Pembangkit sesuai yang dipelihara
20
Fly UP