...

- Universitas Andalas

by user

on
Category: Documents
3

views

Report

Comments

Transcript

- Universitas Andalas
ISSN 2088-4842
OPTIMASI SISTEM INDUSTRI
SIMULASI PELAYANAN KASIR SWALAYAN CITRA DI
BANDAR BUAT, PADANG
Dewi Rahmadani, Fitri Julasmasari
Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Andalas
Abstrak
Antrian merupakan salah satu fenomena yang terjadi dalam aktifitas sehari-hari dialami oleh
pelanggan. Akibat dari antrian ini banyak pelanggan beralih ke tempat lain untuk
menghindari suatu antrian dan untuk mendapatkan pelayanan yang lebih maksimal
walaupun harus mengeluarkan biaya yang lebih besar. Citra swalayan merupakan suatu
usaha yang begerak dibidang jasa yang menyediakan kebutuhan manusia sehari-hari.
Masalah yang terjadi pada citra swalayan adalah banyaknya antrian pada kasir saat
konsumen akan membayarkan belanjaannya. Penelitian ini bertujuan untuk meminimasi
lama waktu antrian pada kasir dan memaksimalkan jumlah pelanggan yang selesai dilayani
di Citra Swalayan. Data yang diambil atau digunakan yaitu data waktu pelanggan yang
datang ke sistem, waktu mulai pelayanan, dan waktu selesai pelayanan. Untuk memperbaiki
sistem perbaikan pada Citra Swalayan perlu yang dilakukan yaitu dengan melakukan
skenario penambahan server. Berdasarkan dari skenario usulan dari hasil arena bahwa
didapatkan nilai antrian terkecil dengan penambahan dua server, sehingga terdapat empat
kasir di citra swalayan.
Kata kunci: waktu antrian, swalayan, kasir,
1. PENDAHULUAN
Antrian merupakan salah satu fenomena
yang terjadi dalam aktifitas sehari-hari
dialami oleh pelanggan. Akibat dari antrian
ini banyak pelanggan beralih ke tempat lain
untuk menghindari suatu antrian dan untuk
mendapatkan
pelayanan
yang
lebih
maksimal walaupun harus mengeluarkan
biaya yang lebih relatif besar.
Citra swalayan merupakan suatu usaha
yang
begerak
dibidang
jasa
yang
menyediakan kebutuhan manusia seharihari. Masalah yang terjadi pada citra
swalayan adalah banyaknya antrian pada
kasir
pada
saat
konsumen
akan
membayarkan belanjaannya.
Simulasi merupakan suatu teknik yang
digunakan untuk menyelesaikan masalah.
Salah satu masalah yang dapat diselesaikan
dengan
menggunakan
simulasi
adalah
masalah antrian seperti yang terjadi pada
antrian citra swalayan. Software Arena
merupakan alat yang fleksibel dalam analisis
untuk membuat model simulasi animasi
yang secara akurat merepresentasikan
secara virtual banyak sistem.
Tujuan
dari
penelitian
ini
adalah
meminimasi lama waktu antrian pada kasir
dan memaksimalkan jumlah pelanggan yang
selesai dilayani di Citra Swalayan.
Ruang lingkup dan batasan studi, yaitu:
- Studi hanya membahas pelayanan pada
bagian kasir saja.
- Pengambilan data dilakukan di Citra
Simulasi Pelayanan Kasir....(D. Rahmadani, F. Julasmasari)
Swalayan Bandar Buat.
- Data
yang
diambil
adalah
waktu
kedatangan pengunjung dan waktu service
kasir.
- Pengamatan dilakukan pada hari Jumat,
dan diasumsikan telah mewakili untuk
seluruh hari pada sistem.
- Pengamatan hanya dilakukan dua jam,
yaitu pada pukul 19.00-21.00.
- Diasumsikan tidak ada pelanggan yang
membatalkan transaksi.
- Kasir dan pembantu kasir dianggap
sebagai satu server.
- Tidak ada prioritas server.
- Sistem pelayanan FIFO dengan dua
antrian.
2. LANDASAN TEORI
Adapun
langkah-langkah
dalam
melakukan
validasi model simulasi ialah
sebagai berikut:
Langkah 1. Membangun sebuah model
dengan
usaha
melibatkan
informasi
semaksimal mungkin:
a) Berdiskusi dengan para pakar sistem
b) Melakukan observasi terhadap sistem
c) Memanfaatkan Teori yang ada
d) Memanfaatkan hasil dari Model simulasi
yang sama dan relevan
e) Menggunakan pengalaman atau intuisi
f) Memanfaatkan Teori yang ada
g) Memanfaatkan hasil dari Model simulasi
yang sama dan relevan
19
ISSN 2088-4842
h) Menggunakan pengalaman atau intuisi
Langkah 2. Menguji asumsi-asumsi
model secara empiris. Jika distribusi
probabilitas secara teoritis cocok dengan
observasi dan digunakan sebagai input
untuk model simulasi, dapat diuji dengan
pembuatan grafik dan uji goodness-of-fit.
Jika beberapa himpunan data diobservasi
untuk fenomena random yang sama, maka
perbaikan dari penggabungan data tersebut
dapat ditentukan dengan uji Kruskal-Wallis
Salah satu utiliti yang sangat berguna
adalah analisis sensitivitas
Langkah
3.
Menentukan
seberapa
representatif output Simulasi. Prosedur
Statistik untuk membandingkan data output
dari observasi dunia nyata dan simulasi:
a) Korelasi pendekatan inspeksi :
b) Pendekatan
pendugaan
selang
kepercayaan
berdasarkan
data
independen
c) Pendekatan Time Series
3. METODOLOGI PENELITIAN
Ada empat tahap yang dilakukan pada
penelitian ini, yaitu : Rencana studi dan
pemodelan sistem. Pada tahap ini dilakukan
deskripsi pentingnya studi simulasi objek
yang dipilih, yaitu:
a. Berbelanja: aktifitas sehari-hari.
b. Citra Swalayan: Salah satu swalayan
yang banyak dikunjungi.
c. Permasalahan
kepuasan
konsumen:
ketersediaan produk, pelayanan, fasilitas.
d. Studi Simulasi : usulan perbaikan sistem
pada kasir citra swalayan bandar buat.
Entitas dalam metodologi ini yaitu
pengunjung, kasir, dan item belanja. Ukuran
Kinerja dalam penelitian yang dilakukan di
citra swalayan yaitu jumlah pengunjung
yang selesai dilayani, lama pengunjung
Analisis Input, Control,
dalam antrian.
Output, dan Mechanism, yaitu:
Tabel 1. Analisis Input, Control, Output, dan
Mechanism
OPTIMASI SISTEM INDUSTRI
terjadi didalam
swalayan:
sistem
yaitu
pada
citra
Gambar 1. Activity Cycle Diagram pada
Kasir 1 dan 2
Event
graph
digunakan
memperlihatkan sitem yang ada.
untuk
Gambar 2. Event graph simulasi sistem
Keterangan Gambar :
i
: pelanggan/ customer
j
: server
To : waktu awal simulasi
TAj : waktu kedatangan pelanggan-i ke
sistem server-j
TSj : waktu sampai pelanggan-i pada server
-j
TQj : waktu tunggu pelanggan-i pada
server-j
TP : waktu proses
TDj : waktu keberangkatan pelanggan-i dari
server -j
Ss : Jumlah server yang idle
Qi : Jumlah pelanggan yang mengantri
Berikut
ini
adalah
flowchart
yang
memperlihatnya aktivitas dari sistem :
Activity Cycle Diagram (ACD) berguna
untuk memperlihatkan keterkaitan antar
kegiatan. Berikut ini adalah aktivitas yang
20
Jurnal Optimasi Sistem Industri, Vol. 9 No. 1, April 2010:19-24
ISSN 2088-4842
OPTIMASI SISTEM INDUSTRI
Tabel 2. Data hasil survei lapangan
Nomor
Waktu
Waktu Awal
Costumer Kedatangan Pelayanan
Gambar 3. flowchart sistem antrian
Analisis masukan merupakan input untuk
melakukan
arena.
Pengambilan
data
dilaukan selama dua jam yaitu dari pukul
19.00-21.00 pada hari Jumat. Analisis
masukan berisi data-data yang diperlukan
dari objek studi, yaitu:
a. Data waktu kedatangan pelanggan ke
sistem.
b. Data waktu mulai dilayani.
c. Data waktu selesai dilayani.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
19:02:11
19:03:22
19:04:27
19:06:35
19:07:26
19:10:26
19:12:21
19:14:34
19:17:21
19:23:24
19:24:03
19:27:21
19:28:10
19:29:26
19:33:45
19:36:23
19:40:37
19:43:20
19:47:25
20:04:24
20:07:01
20:32:14
20:38:19
20:40:29
20:43:12
20:44:09
20:52:21
20:55:15
19:02:11
19:05:30
19:07:15
19:09:12
19:09:59
19:10:59
19:12:39
19:14:45
19:17:21
19:23:24
19:25:14
19:27:21
19:30:36
19:31:20
19:33:45
19:36:23
19:41:09
19:44:10
19:47:25
20:04:24
20:09:07
20:32:14
20:38:19
20:44:09
20:45:10
20:46:08
20:52:21
20:56:11
Waktu
Selesai
19:05:30
19:07:15
19:09:12
19:09:59
19:10:59
19:12:39
19:14:45
19:15:19
19:19:12
19:25:14
19:26:20
19:30:36
19:31:20
19:32:09
19:36:06
19:41:09
19:44:10
19:46:21
19:50:06
20:09:07
20:14:10
20:36:47
20:44:09
20:45:10
20:46:08
20:48:09
20:56:11
20:59:10
Waktu antar
Waktu
Waktu
Waktu antar
Waktu
Waktu
kedatangan
Proses
Antrian
Antrian
kedatangan
Proses
(detik)
(detik)
(detik)
0:00:00
0:01:11
0:01:05
0:02:08
0:00:51
0:03:00
0:01:55
0:02:13
0:02:47
0:06:03
0:00:39
0:03:18
0:00:49
0:01:16
0:04:19
0:02:38
0:04:14
0:02:43
0:04:05
0:16:59
0:02:37
0:25:13
0:06:05
0:02:10
0:02:43
0:00:57
0:08:12
0:02:54
0
71
65
128
51
180
115
133
167
363
39
198
49
76
259
158
254
163
245
1019
157
1513
365
130
163
57
492
174
0:03:19
0:01:45
0:01:57
0:00:47
0:01:00
0:01:40
0:02:06
0:00:34
0:01:51
0:01:50
0:01:06
0:03:15
0:00:44
0:00:49
0:02:21
0:04:46
0:03:01
0:02:11
0:02:41
0:04:43
0:05:03
0:04:33
0:05:50
0:01:01
0:00:58
0:02:01
0:03:50
0:02:59
199
105
117
47
60
100
126
34
111
110
66
195
44
49
141
286
181
131
161
283
303
273
350
61
58
121
230
179
0:00:00
0:02:08
0:02:48
0:02:37
0:02:33
0:00:33
0:00:18
0:00:11
0:00:00
0:00:00
0:01:11
0:00:00
0:02:26
0:01:54
0:00:00
0:00:00
0:00:32
0:00:50
0:00:00
0:00:00
0:02:06
0:00:00
0:00:00
0:03:40
0:01:58
0:01:59
0:00:00
0:00:56
0
128
168
157
153
33
18
11
0
0
71
0
146
114
0
0
32
50
0
0
126
0
0
220
118
119
0
56
Distribusi fungsi waktu adalah
digunakan untuk:
a. Waktu antar kedatangan.
b. Waktu pelayan pada kasir.
uji
4. HASIL DAN PEMBAHASAN
Berikut ini merupakan data yang diambil
langsung dari lapangan dapat dilihat pada
Tabel 2.
Gamabr 5. Waktu antar kedatangan
menggunakan distribusi weibull
Gambar 4. Dokumentasi Objek Studi
Gambar 6. Waktu pelayanan server 1
menggunakan distribusi normal
Simulasi Pelayanan Kasir....(D. Rahmadani, F. Julasmasari)
21
ISSN 2088-4842
OPTIMASI SISTEM INDUSTRI
Berikut ini adalah pengisian data, diisikan
ekspresi dari data pelayanan server, dimana
data tersebut terdistribusi normal.
Gambar 7. Waktu pelayanan server 2
menggunakan distribusi normal
3. Pembuatan kofigurasi arena
Pada tahap ini dilakukan pembuatan
simulasi dalam bentuk nyata dengan
menggunakan software arena. Pembutan
simulasi menggunakan yang harus dilakukan
yaitu:
a. Pemilihan Modul Arena
1. Create: digunakan sebagai modul
untuk kedatangan costumer, record
dan dispose.
2. Proses: digunakan sebagai modul
untuk pelayanan server.
Berikut ini merupakan modul-modul
dalam simulasi aktivitas di citra swalayan,
yaitu:
Gambar 10. pengisian data dan logika
modul-modul arena server 2
Setelah
pembuatan
modul
maka
dilakukan verifikasi data, yaitu langkah
untuk mengetahui apakah model simulasi
komputer yang telah dibangun dapat
berjalan sesuai dengan spesifikasi model
yang diinginkan.
Verifikasi data dilakukan dengan teknik
animasi, yaitu dengan cara melihat animasi
pada hasil arena. Berdasarkan animasi
tersebut, simulasi telah berjalan sesuai
dengan kondisi nyata dan sesuai dengan
asumsi yang dibuat, yaitu konsumen datang
ke server, kemudian bila server sedang
sibuk akan terdapat antrian, dan setelah
konsumen selesai dilayani maka konsumen
akan keluar melalui sistem. Hasil verifikasi
dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Gambar 8. Modul-modul simulasi aktivitas
di citra swalayan
Berikut ini pengisian data dan logika
modul-modul arena yaitu disaat kedatangan
costumer. Pada pengisian data, diisikan
ekspresi dari data kedatangan costumer,
dimana data tersebut terdistribusi weibull.
Gambar 11. Hasil verifikasi
Gambar 9. pengisian data dan logika
modul-modul arena kedatangan costumer
22
Validasi dilakukan untuk mengetahui
apakah model yang telah dibuat dapat
merepresentasikan sistem nyata atau tidak.
Validasi data dapat dilakukan dengan
menggunakan uji statistik yaitu uji hipotesis
dengan cara menghitung apakah hipotesis
awal (Ho) pada asumsi awal diterima atau
ditolak dengan tingkat kepercayaan dan
ketelitian yang diasumsikan. Berdasarkan
hasil tersebut maka dapat disimpulkan
bahwa simulasi yang telah dibuat sudah
valid.
Jurnal Optimasi Sistem Industri, Vol. 9 No. 1, April 2010:19-24
ISSN 2088-4842
4. Analisis Perbaikan Skenario Sistem
Berikut merupakan hasil dari model
simulasi nyata yang telah dibuat:
Gambar 12. Output Entity dari repilkasi 1
OPTIMASI SISTEM INDUSTRI
Skenario perbaikan dibangkitkan melalui
Process Analyzer. Disini dibangkitkan 3
buah scenario perbaikan. Berikut adalah
asil dar scenario perbaikan tersebut.
Gambar 14. Skenario Perbaikan Sistem
Gambar 15. Perbandingan Waktu Antrian
dikedua server di 4 skenario
Gambar 13. Waktu Antrian pada kedua
server
Berdasarkan hasil di atas maka dapat
diketahui bahwa untuk replikasi 1, jumlah
consumen
yang
dapat
dilayani
tidak
mencapai 100%. Selain itu, panjang antrian
maksimum di kedua server bias dikatakan
cukup banyak, yaitu 3 untuk server 1 dan 5
orang untuk server 2. Berdasarkan hasil ini
maka perlu dilakukan pembuatan alternative
perbaikan.
Melalui alternative perbaikan ini nantinya
akan
dilihat
apakah
perbaikan
yang
dilakukan sudah baik atau belum. Oleh
karena itu, maka dibangkitkan beberapa
scenario perbaikan sebagai suatu cara untuk
melihat
hasil
perbaikan
yang
akan
dilakukan.
a. Pembangkitan Skenario Perbaikan
Simulasi Pelayanan Kasir....(D. Rahmadani, F. Julasmasari)
Gambar 16. Perbandingan Jumlah Input
dan Output dikedua server di 4 skenario
Berdasarkan hasil scenario perbaikan di
atas dapat diketahui bahwa skenario yang
memberikan waktu mengantri paling cepat
dan jumlah konsumen yang dilayani paling
bayak adalah didapatkan dari scenario 2.
Oleh karena itu, maka scenario perbaikan
yang terbaik adalah skenario perbaikan 2,
dimana jumlah server ditambah menjadi 4
server.
5. KESIMPULAN DAN SARAN
Berdasarkan simulasi yang dibuat maka
dapat disimpulkan bahwa untuk mengurangi
lama waktu mengantri di Citra Swalayan dan
23
ISSN 2088-4842
untuk memaksimalkan jumlah konsumen
yang dapat dilayani, maka dapat dilakukan
perbaikan dengan cara menambah jumlah
server, sehingga lama waktu menunggu
dapat diminimasi dan jumlah konsumen
yang dilayani bias meningkat.
Saran untuk pengebangan penelitia
selanjutnya adalah sebagai berikut:
1. Pengambilan data juga dilakukan untuk
seluruh hari, agar simulasi yang dibuat
dapat mewakili system nyata.
2. Memperbaiki animasi pada simulasi yang
dibuat.
24
OPTIMASI SISTEM INDUSTRI
DAFTAR PUSTAKA
[1] W. D. Kelton, Simlation With Arena,
McGraw Hill, United States, 2007.
[2] J. S. Carson II,”Introduction to Modelling
and Simulation,” Proceedings of the 2004
Winter Simulation Conference.
Jurnal Optimasi Sistem Industri, Vol. 9 No. 1, April 2010:19-24
Fly UP