...

DIRECTOR OF PHOTOGRAPHY DALAM KARYA FILM

by user

on
Category: Documents
2

views

Report

Comments

Transcript

DIRECTOR OF PHOTOGRAPHY DALAM KARYA FILM
LAPORAN TUGAS AKHIR
DIRECTOR OF PHOTOGRAPHY DALAM KARYA
FILM DOKUMENTER RIDER BMX BANDUNG
Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat dalam
Memperoleh Gelar Sarjana Seni Bidang Studi Fotografi Dan Film
oleh
Muhammad Rizqi Muttaqin
106020012
PROGRAM STUDI FOTOGRAFI DAN FILM
FAKULTAS ILMU SENI DAN SASTRA
UNIVERSITAS PASUNDAN
BANDUNG
2016
ABSTRAK
Film merupakan salah satu bagian penting dari perkembangan kehidupan
manusia. Film menjadi salah satu media masa yang cukup efektif dalam
menyampaikan suatu informasi dan meninggalkan pesan moral kepada
masyarakat. Gambar hidup yang ditampilkan di dalam film dapat memberi
dampak yang berbeda dari untaian kata-kata dalam sebuah buku sehingga lebih
mudah mencerna isi pesan dari film tersebut. Film memiliki banyak jenis salah
satunya yaitu film dokumenter, disinilah peneliti bertujuan membuat film
dokumenter dengan mengulas perjalanan hidup seorang pemain sepeda BMX.
Olahraga sepeda BMX ini sangatlah extreme sehingga membuat peneliti
tertarik untuk membuat film dokumenter sepeda BMX yang ada di Bandung
dengan inisial BDGBMX. Komunitas ini sebelumnya adalah perkumpulan dari
komunitas kecil BMX sehingga dengan adanya BDGBMX komunitas yang ada
di Bandung pun bersatu sehingga menjadi komunitas yang besar. Penelitian ini
dilandasi oleh beberapa teori yang telah ada diantaranya teori mengenai film
dokumenter, unsur dari film dokumenter, penyutradaraan, sinematografi,
editing, penggerakan kamera, pencahayaan dan director of photography.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan metode
wawancara dan observasi.
Pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan menggunakan pedoman
wawancara, pedoman observasi serta alat perekam. Dalam pembuatan film
peneliti pun mengembangkan perannya sebagai director of photography (DOP)
dengan mencari gambar yang dibutuhkan dan melakukan shoot for camera
yang baik sehingga dapat berlanjut dalam proses editing. Subjek penelitian
yang di pilih dalam penelitian ini ialah beberapa pemain BGDBMX dengan
latar berbeda dan prestasi yang berbeda di BMX ini.
Dengan adanya penelitian ini, kita dapat mengetahui bagaimana proses
dalam mengapresiasikan karya dalam bentuk film documenter sehingga pesan
yang ada dalam film tersebut dapat dipahami dan tersampaikan oleh orang yang
melihatnya, sehingga keberadaan perfilman di kehidupan masyarakat pun bisa
lebih bermanfaat dan mendapatkan kesan moral yang baik, tidak hanya sebagai
dokumentasi namun sebagai media visual yang memiliki makna.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Film merupakan sarana hiburan, namun juga bisa menjadi salah satu sarana
komunikasi. Melalui cerita yang terkandung dalam film, masyarakat pun bisa
mendapatkan hal positif. Karena film merupakan bentuk karya audio visual,
masyarakat dapat lebih mudah memahami makna dalam film tersebut. Dalam
perkembangannya kini film terdiri dari dua jenis, yaitu naratif dan non naratif
atau fiksi dan non fiksi. Seperti yang di ketahui jenis film naratif merupakan
film-film yang sering dijumpai di layar televisi mau pun di bioskop. Jenis film
naratif atau fiksi biasanya merupakan cerita karangan dari sang pembuat yang
memiliki tangga dramatis. Ada juga film naratif atau fiksi yang diangkat dari
kisah nyata. Jenis yang lainnya yaitu non naratif atau biasa kita kenal dengan
film dokumenter. Jenis film ini berbeda dengan film fiksi, karena lebih
menggungkap fakta. (www.filmpelajar.com)
Penulis memutuskan untuk membuat film dokumenter tentang olahraga
sepeda BMX yang hingga sekarang ini belum ada yang memulai memfilmkan
tentang olahraga extreem ini di Bandung.
BANDUNG BMX adalah sebuah komunitas yang muncul di era tahun
2000, yang bertekad mengangkat dan mengembangkan komunitas bmx agar
lebih bersatu. Pada awalnya komunitas bmx di Bandung masih terdiri dari
berbagi pecahan komunitas kecil. Lalu hadir Bandung bmx yang berperan
sebagai pemersatu komunitas bmx di Bandung. Setelah sekian lama Bandung
bmx mempunyai inisial yaitu BDGBMX.
Memulai latar belakang itulah penulis hendak membuat karya film
dokumenter yang mengungkap perjalanan hidup dan hobi pemain sepeda bmx.
1.2 Rumusan masalah
. Bagaimana karya film dokumenter yang memvisualkan kehidupan Rider
BMX dapat dilihat dari sisi Director of Photography dengan alat produksi
seadanya hingga menjadi karya film dokumenter yang menarik untuk ditonton?
1.3 Batasan masalah
Dalam tugas akhir film dokumenter ini, agar pembahasan tidak terlalu
meluas, maka penelitian ini dibatasi oleh proses DOP dalam pembuatan karya
film dokumenter tentang Rider BMX di Bandung.
1.4 Tujuan penelitian
Ada pun maksud dan tujuan film dokumenter ini adalah :
Menjelaskan bagaimana peran DOP dalam karya film dokumenter dapat
memvisualkan kehidupan rider BMX
1.5 Manfaat penelitian
Manfaat dari penelitian ini secara luas adalah untuk memberikan sebuah
pencerahan yang selama ini mungkin sering dilupakan oleh sebagian besar
orang, yaitu tentang proses pengambilan gambar setiap shotnya, dan
menjelaskan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi dan dampak yang
ditimbulkan. Dan khususnya untuk memberikan pengetahuan dan pola pikir
baru yang lebih baik untuk peneliti. Dampak yang diharapkan dengan adanya
penelitian ini adalah kita akan semakin terbuka pikirannya dalam memberikan
ide-ide kreatif yang bermanfaat demi kemajuan bersama-sama, serta
peningkatan kualitas diri sehingga menjadi lebih baik dalam berkarya.
1.6 Observasi
Untuk
menghimpun
data-data
penulis
juga
melakukan
penelitian
pengamatan langsung ke lapangan tempat dimana para peminat BMX
berkumpul untuk mendapatkan data visual yang natural.
1.7 Sistematika Penulisan
Untuk memudahkan dalam menulis laporan penelitian, peneliti membuat
sistematika penelitian yang bertujuan untuk menghindari kerancuan dan
pengulangan pembahasan. Adapun sistematikanya sebagai berikut:
BAB I Pendahuluan
Bab ini membahas latar belakang, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan
penelitian, manfaat penelitian, dan sistematika penelitian sebagai kerangka awal
dalam melakukan proses penelitian.
BAB II Landasan teori
Bab ini mengurai mengenai konsep-konsep teori dan landasan ilmu
pengetahuan yang bersifat penguatan kepada konsep penelitian guna menjawab
pertanyaan penelitian. Berisi mengenai teori, konsep, hasil diskusi ilmiah,
wawancara dengan para ahli, pengamatan observasi, data lapangan, literatur,
jurnal penelitian sebagai landasan konsep penelitian.
BAB III Metodologi penelitian
Bab ini mengurai mengenai teknik dalam melakukan penelitian, bagaimana
peneliti melakukan penelitian dengan menjabarkan terperinci tentang:
rancangan penelitian, pengumpulan data, serta analisis data.
BAB IV Proses pembuatan penciptaan karya
Dalam bab ini peneliti membahas proses pengambilan gambar setiap shotnya,
dan menjelaskan tentang faktor-faktor yang mempengaruhi.
BAB V Simpulan dan saran
Bab ini terbagi menjadi dua:
Simpulan, berisi mengenai temuan-temuan selama peneliti melakukan
penelitian diluar dari konsep yang diperkirakan dari pertanyaan penelitian
sampai kepada proses verifikasi data atau eksekusi karya. Saran, berisi
mengenai hal-hal yang disarankan oleh peneliti dalam menjawab pertanyaan
penelitian. Saran-saran menjadi implikasi terhadap dunia ilmu, sosial, dan bagi
peneliti sendiri.
Daftar pustaka
Berisi mengenai materi referensi penelitian, rujukan-rujukan yang ditulis secara
sistematis.
Lampiran-lampiran
Berisi mengenai data-data asli yang diperoleh dari lapangan, seperti : surat
untuk memperoleh dataserta visual gambar sesuai penelitian dan dokumentasi
di lapangan.
Fly UP