...

APLIKASI PETA DAN NAVIGASI POLSEKTA BERBASIS ANDROID

by user

on
Category: Documents
6

views

Report

Comments

Transcript

APLIKASI PETA DAN NAVIGASI POLSEKTA BERBASIS ANDROID
APLIKASI PETA DAN NAVIGASI POLSEKTA
BERBASIS ANDROID
Muhammad Taqi Falsafi
Prianto simorangkir
Jurusan Teknik Informatika
STMIK PalComTech Palembang
Abstrak
Zaman sekarang ponsel atau handphone telah berkembang sangat pesat yang dulunya hanya
digunakan untuk menelpon dan sms sekarang menjai perangkat yang serbaguna yang disebut
ponsel pintar. Perkembangan ini mampu menjadikan informasi sangat mudah didapatkan dan
menjadi peraktis. Teknologi mobile yang canggih dapat mendeteksi lokasi tempa yang ingin dituju
dengan menggunakan GPS. Kantor polsekta yang banyak dikunjungi oleh masyarakat yang
berkepentingan, namun masyarakat sering mengalami kesulitan mencari lokasi Polsekta yang
terdekat. Penulisan ini bertujuan untuk membuat aplikasi LBS pencarian Polsekta dikota
Palembang menggunakan GPS berbasis Android. Proses pembuuatan Aplikassi penulis
menggunakan metode Waterfall yang dimulai dengan mengumpulkan data informasi,
perancangan sistem terstruktur dengan fllowchart, menggunakan pembuatan program
menggunakan bahasa Java, mengimplementasi pada Handphone berbasis Android dan pengujian
menggunakan teknik Blackbox. Adanya Aplikasi pencarian Polsekta dapat memudahkan para
Masyarakat dan warga Lokal dalam mencari Polsekta dikota Palembang dengan ketepatan
akurasi kelokasi yang ingin dituju sudah tepat, dan juga aplikasi tersebut dapat menguntungkan
bagi Masyarakat.
Kata Kunci : Android, GPS, LBS, Waterfall, Java
PENDAHULUAN
Seiring berkembangnya teknologi informasi dan diiringi dengan berekembangnya
berbagai aspek kebutuhan manusia membuat kemajuan teknologi informasi semakin cepat
berkembang terutama dengan kemajuan teknologi komunikasi.
Ponsel adalah sebuah perangkat elektronik yang sama fungsinya dengan telepon kabel
ini semakin berkembang dan telah memiliki berbagai macam sistem operasi yang membuat
ponsel semakin banyak fitur canggih yang dapat membantu pengguna sehingga sekarang
handphone biasa disebut dengan SmartPhone.
Salah satu sistem operasi pada Smartphone yang banyak digunakan adalah sistem
operasi Android. Android merupakan sistem operasi keluaran dari Google yang pada masa
sekarang ini banyak sekali fitur-fitur yang dapat dimanfaatkan untuk membantu masyarakat
salah satunya adalah Google Maps yang digunakan untuk mempermudah pencarian lokasi
yang ada diseluruh dunia.
Google Maps juga telah dilengkapi dengan fitur navigasi yang dapat memandu
pengguna Google Maps untuk mencapai tujuan lokasi yang ingin dituju oleh pengguna baik
itu berdasarkan jarak yang paling dekat dengan pengguna sampai ke jarak yang paling jauh.
Pada masa sekarang ini tidak banyak masyarakat yang masih belum mengetahui tempattempat kantor kepolisian terutama kantor kepolisian yang ada di kota Palembang ini. Karena
ketidak tahuan ini masyarakat jadi sulit menghubungi atau melapor ke kantor terdekat apabila
terjadi suatu tindak kriminal yang terjadi. Berdasarkan masalah diatas maka penulis
berinisiatif untuk membuat “Aplikasi Navigasi Polsekta di Palembang Berbasis Android”
untuk membantu pengguna untuk mencari Polsekta terdekat khusunya di kota Palembang.
[ 1 ]
LANDASAN TEORI
Google Maps
Peranan Google Maps telah menjadi bagian penting bagi masyarakat dalam berbagai
bidang yang membutuhkan data lokasi tertentu atau dalam pencarian suatu lokasi. Seiring
dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan info tentang suatu lokasi baik itu info
alamat ataupun info untuk menuju ke suatu lokasi tertentu Google Maps juga menyediakan
fitur Location Based Service (LBS) yang dimana layanan ini memungkinkan aplikasi
melacak lokasi pemakai yang sedang menggunakan ponsel baik itu data lintang dan bujur
serta informasi mengenai lokasi dimana pengguna berada pada saat itu.
Android merupakan suatu sistem operasi yang bergerak pada perangka Smartphone
yang dikembangkan oleh Google dan juga dapat mendukung semua aplikasi atau fitur yang
disediakan Google salah satunya adalah Google Maps dalam pengembangan aplikasi Android
Google telah menyediakan Android SDK yang digunakan sebagai Plugin yang diinstal pada
Eclipse agar dapat membuat dan mengembangkan aplikasi yang bergerak pada sistem operasi
Android
Aplikasi
Menurut Jogiyanto (2005:67) Aplikasi adalah pemograman komputer yang cukup
berpengalaman dan dapat melakukan tugasnya tanpa harus dibimbing secara langsung lagi.
Android
Menurut Safaat (2012:1) Android adalah sebuah sistem operasi untuk perangkat mobile
berbasis linux yang mencakup sistem operasi, middleware dan aplikasi. Android
menyediakan platform terbuka bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka.
Awalnya Google Inc. membeli Android Inc. yang merupakan pendatang baru yang membuat
piranti lunak ponsel atau smartphone.
Android SDK (Software Development Kit)
Menurut Kadir (2013:5) Android SDK adalah kumpulan software yang berisi mengenai
pustaka, debugger(alat pencari kesalahan program), emulator(peniru perangkat bergerak),
dokumentasi, kode contoh, dan panduan. Keberadaan emulator berfungsi untuk menguji
aplikasi tanpa harus menjalankannya pada perangkat keras sebenarnya..
Location Based Service
Menurut Kadir (2013:333) Location Based Service (LBS) atau layanan berbasis lokasi
adalah layanan di Android yang memungkinkan aplikasi dapat melacak lokasi pemakai yang
sedang menggunakan ponsel. Melalui layanan ini, informasi mengenai bujur dan lintang bisa
diperoleh. Hal ini dapat dipakai untuk mendapatkan informasi lokasi pemakai di peta Google
Map.
Java
Menurut Wahana (2008:2) Java adalah sebuah bahasa pemograman yang
dikembangkan oleh perusahaan Sun Microsystem yang digunakan pada chip-chip embeded
untuk device intelegent consumer electronic. Java digunakan dalam programming karena
memiliki keunggulan-keunggulan yang tidak dimiliki bahasa lain.
GPS (Global Positioning System)
GPS (Global Positioning System)adalah sistem navigasi yang dibangun berdasarkan
pada satelit yang mengorbit di angkasa. Dengan mengirim informasi yang dibutuhkan, maka
[ 2 ]
pengguna bisa menggunakan teknologi ini untuk mengetahui koordinat posisinya saat ini.
Sinyal yang diterima oleh alat penerima (receiver) akan mengumpulkan informasi sari satelit
GPS seperti waktu, lokasi, kecepatan, arah perjalanan, simpan lokasi dan komunikasi data.
(Danishwara, 2013:1).
Navigasi
Navigasi adalah bidang study yang berfokus pada proses pemantauan dan
mengendalikan pergerakna suatu kendaraan dari satu tempat ke tempat yang lain (Prasetyo,
2013:2)
Metode Waterfall
Teknik pengembangan sistem yang akan dipakai adalah metodologi waterfall dimana
metode ini membagi pembuatan sistem menjadi beberapa tahap (Sommerville, 2011:30)
Sumber : Sommerville (2011:30)
Gambar 1. Metode Waterfall
a. Analisis Syarat dan Ketentuan (Requirements definitions).
Mengumpulkan apa yang dibutuhkan secara lengkap untuk kemudian dianalaisis guna
mendefinisikan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh program yang akan dibangun.
Tahap ini kami mengumpulkan bahan atau data yang dibutuhkan yaitu software eclipse,
JDK, SDK, data lokasi yaitu alamat, foto, titik koordinat, menu dan harga.
b. Sistem dan Desain Perangkat Lunak (System and software design).
Semua data dikumpulkan dan sudah lengkap maka desain kemudian dikerjakan. Tahap
ini kami sudah mendesain tampilan aplikasi.
c. Implementasi dan Pengujian Unit (Implementation and unit testing).
Tahap ini penulis melakukan desain program dimana desain akan diterjemahkan dalam
kode-kode bahasa pemograman yang telah diterjemahkan yaitu bahasa java dan xml.
Selanjutnya akan diuji apakah sistemnya berjalan atau tidak.
d. Integrasi dan Pengujian Sistem (Integration and system testing).
Tahap ini penulis menyatukan unit-unit program seperti layout, tombol menu, database,
sistem GoogleMaps, dan komponen lainya dan diuji.
[ 3 ]
e. Operasi dan Pemeliharaan (Operation and maintenance).
Penulis melakukan pengujian aplikasi sepenuhnya di lingkungan apakah sudah sesuai
dengan harapan dan melakukan pemeliharaan terhadap sistem aplikasi.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil
Metode yang digunakan untuk mengembangkan sistem ini adalah dengan menggunakan
metode waterfall dimana metode ini membagi pengembangan sistem menjadi beberapa
tahapan sehingga metode ini sangat baik digunakan untuk membuat sebuah aplikasi yang
cukup besar dan juga hasil dari aplikasi yang dikembangkan dengan menggunakan metode ini
jauh lebih baik karena setiap tahapan diharuskan selesai terlebih dahulu karena apabila terjadi
kesalahan pada satu tahapan maka tahapan akan dimulai lagi dari awal.
Analisis
Hasil dari pendifinisian kebutuhan untuk membangun aplikasi ini yaitu dengan
menggunakan eclipse dan ADT telah diterapkan. Eclipse dan ADT digunakan untuk
membuat aplikasi Navigasi Polsekta Palembang dan selain itu juga dibutuhkannya service
Google Maps untuk menampilkan letak posisi kepolisian khususnya polsekta di kota
Palembang.
Kebutuhan Sistem:
1. Perangkat harus memiliki koneksi internet
2. Perangkat yang digunakan harus memiliki GPS
3. Perangkat harus mensuport Google Maps
Kebutuhan Hardware
1. Sistem operasi harus Android minimum 2.3(Ginggerbread)
2. Minimum RAM 512
3. Minimum ukuran layar 4.5 inci agar tampilan sesuai dan jelas
Menurut Safaat (11:2012) adapun versi dari Android yang dirilis dan pembaruannya :
a) Android versi 1.1
Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam, alarm voice
search, pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email.
b) Android versi 1.5 (Cupcake)
Pembaruan beberapa fitur dalam versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton
video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa
langsung dari telepon.
c) Android versi 1.6 (Donut)
Versi ini menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding versi sebelumnya,
penggunaaan baterai indikator dan kontrol applet VPN.
d) Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Versi ini mengoptimalkan hardware pengingkatan GoogleMaps 3.12 perubahan browser
baru dan dukungan HTML 5.
[ 4 ]
e) Android versi 2.2 (Froyo)
Fitur pada versi ini meliputi grafik 2D dan grafis 3D berdasarkan OpenGL, SQLite untuk
penyimpanan data, mendukung media audio, video dengan format gambar yang lebih
lengkap, kamera, Global Positioning System (GPS) dan kompas.
f) Android versi 2.3 (Gingerbread)
Versi ini merevisi dari versi sebelummnya seperti download manager, mixable audio
effects, multiple cameras support, SIP-based VoIP, near field comunicaions (NFC).
g) Android versi 3.0 (Honercomb)
Android Honeycomb memperkenalkan interface user dengan semua sentuhan baru, yang
tidak bergantung pada setiap tombol navigasi fisik. Sayangnya, itu terganggu oleh
masalah performa produknya. Selain perbedaan visual, Honeycomb untuk pertama kali
memperkenalkan akselerasi hardware asli dan dukungan untuk prosesor multi-core.
Honeycomb menawarkan dukungan untuk panggilan video melalui Google Talk bahkan
sebelum smartphone Gingerbread lakukan.
h) Android versi 4.0 (Ice Cream Sandwich)
Android Ice Cream Sandwich atau yang lebih dikenal dengan ICS, terintegrasi cabang
telepon dan tablet Android menjadi edisi tunggal dengan antarmuka yang umum, yang
lagi-lagi tidak mengandalkan tombol navigasi fisik. Salah satu perubahan yang paling
menonjol di UI adalah bahwa Widget kini pindah ke tab mereka sendiri dalam menu
utama. Banyak perubahan lain diperkenalkan juga, seperti jenis huruf baru di seluruh UI
– Roboto, kemampuan untuk meluncurkan aplikasi dari lockscreen, dukungan untuk
real-time pidato ke teks dikte, Face Unlock, web browser Google Chrome datang
preinstlalled dengan tab dan sinkronisasi bookmark, kamera dengan selang waktu dan
panorama dan editor foto built-in, analisis data penggunaan, kalender baru dan aplikasi
mail.
i) Android versi 4.1 (Jelly Bean)
Android 4.1 Jelly Bean memiliki fokus pada kinerja, yang bertujuan untuk
menyingkirkan gagap dengan memperkenalkan Vsync (sinkronisasi vertikal) dari waktu
output frame dan refresh rate layar itu. Juga, Jelly Bean menambahkan tiga dukungan di
grafis. Selain kinerja, ada fitur menarik lainnya seperti, pengakuan secara offline suara
dan dikte, pemberitahuan diperluas, output audio USB dan output audio multichannel
HDMI, enkripsi dan update Smart App. Font Roboto juga baru, widget sekarang
resizable dinamis, dan prediksi kata telah diperbarui juga.
j) Android versi 4.2 (Kit Kat)
Fitur SMS yang terintegrasi langsung kedalam Aplikasi Google Hangouts. Terdapat
fasilitas Could Printing, dimana pengguna dapat Printing secara nirkabel atau mengirim
perintah ke Laptop dan PC yang terhubung dengan printer. Desain icon dan tema yang
lebih unik dan realistik.Mendengarkan perintah suara dari Google Now tanpa menguras
daya baterai. Navigasi dan statusbar yang mengalami pembaruan. Interface yang sangat
halus, bisa mengakses aplikasi kamera dari layar yang terkunci.
[ 5 ]
Kesimpulannya Android versi 2.3 Gingerbread sudah bisa mendukung GoogleMaps
yang telah didukung dengan GPS yang baik begitu juga dengan versi Android diatasnya.
Penulis menyimpulkan bahwa Android yang digunakan minimal versi 2.3 Gingerbread
keatas yang mampu menggunakan GPS dengan baik untuk mendukung aplikasi yang penulis
buat.
Sistem dan Desain Perangkat Lunak
Adapun desain sistem yang akan dibuat didalam aplikasi ini adalah dengan rancangan
aliran sistem seperti pada gambar berikut:
a. Desain sistem
Gambar 2. Flowchart Aplikasi
Gambar 2 menjelaskan alur aplikasi pencarian Polsekta di kota Palembang yang
dimulai dari menu utama yang berisikan menu peta seluruh, cari Polsekta, Polsekta terdekat
dan Telepon darurat. Pada menu keterangan Polsekta terdapat fitur navigasi yang berfungsi
untuk menampilkan arah pengguna ke lokasi Polsekta dan fitur telepon darurat untuk
langsung menelpon toko Polsekta.
b. Desain Aliran Data
Berikut adalah desain aliran data yang dirancang pada aplikasi navigasi polisi dengan
Activity diagram yang merupakan salah satu diagram UML guna menjelaskan konsep objek
oriented java yang diterapkan pada kode program yang dibuat:
[ 6 ]
Gambar 3. Desain Aliran Data
c. Use Case Diagram
Pada diagram usecase ini akan dijelaskan fitur apa saja yang dapat diakses oleh
pengguna terhadap aplikasi yang telah dibuat seperti pada gambar dibawah ini.
Gambar 4 : Use Case Diagram
Berdasarkan gambar diatas pengguna dapat mengakses beberapa tombol yaitu tombol
Polsekta Palembang yang apabila ditekan maka aplikasi akan menampilkan keseluruhan
lokasi polsekta dikota Palembang, kemudian apabila pengguna memilih tombol polsekta
terdekat makan sistem aplikasi akan melakukan proses navigasi terhadap lokasi terdekat dari
pengguna tersebut berada, dan apabila pengguna memilih tombol telpon polsekta maka
sistem aplikasi akan menampilkan pilihan telpon polsekta yang ada dikota Palembang.
[ 7 ]
d. Diagram Squance
Gambar 5. Diagram squance
Gambar sequence diatas merupakan penjelasan ketika aplikasi menjalankan class
MainActivity pada saat aplikasi dimulai maka sistem aplikasi akan menjalankan method
OnCreate() dan menampilkan Maps.
Gambar 5. Diagram squance
[ 8 ]
Sequance diatas adalah penjelasan ketika aplikasi menjalankan class
TerdekatMapActivity dimana pada state ini sistem aplikasi menjalankan method OnCreate()
kemudian apabila user memilih tombol terdekat maka aplikasi menjalankan method
btnTerdekat.setOnClik() kemudian aplikasi menjalankan TerdekatMapActivity.
Gambar 5. Diagram squance
Sequance diatas adalah penjelasan ketika aplikasi menjalankan class
TerdekatMapActivity dimana pada state ini sistem aplikasi menjalankan method OnCreate()
kemudian apabila user memilih tombol terdekat maka aplikasi menjalankan method
btnTerdekat.setOnClik() kemudian aplikasi menjalankan TerdekatMapActivity lalu apabila
pengguna memilih pilih tempat maka aplikasi akan menjalankan method
pilihtempat.setOnClick() dan menampilkan list lokasi apa saja yang terdekat dengan
pengguna dan jika pengguna memilih salah satu lokasi maka aplikasi akan melakukan
navigasi kelokasi tujuan.
Implementasi
Tahap implementasi dan pengujian unit, desain yang telah penulis buat diterjemahkan
ke dalam kode-kode dengan menggunakan bahasa pemograman yang telah ditentukan.
Implementasi interface
Berikut adalah tabel implementasi interface aplikasi beserta dengan kegunaannya
didalam aplikasi. Pada tabel ini dijelaskan kegunaan interface atau tampilan yang ada pada
aplikasi
[ 9 ]
Tabel 1. Tabel Tampilan
Nama Interface
Kegunaan
Layout Activity Main
Sebagai tampilan awal yang
menampilkan semua lokasi
kepolisian dikota palembang
Layout Map Terdekat
Tampilan yang menujukkan
navigasi dari posisi pengguna
ke polsekta terdekat di kota
Palembang.
Layout Pilihan
Sebagai
tampilan
untuk
memilih
Polsekta
yang
tedaftar pada database yang
dimulai dari yang paling dekat
sampai dengan yang paling
jauh
Layout Detail
Sebagai tampilan melihat
detail lokasi dan melakukan
fungsi telpon
Daftar XML
Berikut adalah tabel daftar XML beserta dengan kegunaannya didalam aplikasi. Pada
tabel ini dijelaskan untuk menampilkan tempat atau tampilan yang ada pada aplikasi
Nama File
Tabel 2. Daftar Tabel XML
Keterangan
activity_mail.xml
Untuk tampilan menu utama
keteranganlayout.xml
Untuk tampilan keterangan Polsekta
layout_map_terdekat.xml
Untuk menampilkan list Polsekta terdekat
map_seluruh.xml
Untuk menampilkan peta map seluruh
map_terdekat.xml
Temporary layout
pilih_tempat_Polsekta.xml
Untuk menampilkan list tempat yang dicari
pilihtempat.xml
Untuk memasukan nama tempat yang dicari
row_list.xml
Menampilkan list Polsekta
Daftar Class Java
Berikut ini adalah tabel Class Java kegunaanya untuk menampilkan dan
menyambungkan ke aplikasi XML.
[ 10 ]
Nama File
Tabel 2. Daftar Tabel Class Java
Keterangan
MainActivity.java
Kelas utama yang menampilkan menu utama
MapSeluruhActivity.java
Kelas yang digunakan untuk menampilkan peta
seluruh Polsekta.
MapTerdekat.java
Kelas yang digunakan untuk menampilkan list
terdekat Polsekta.
CariPolsektaActivity.java
Menampilkan
diinginkan
TerdekatMapActivity.java
Class untuk menyusun posisi mulai dari
terdekat sampai terjauh
PilihTempatPolsekta.java
Class yang mengatur pemilihan Polsekta
berdasarkan nama
DatabaseMap.java
Class untuk mengatur database
SelectAdapter.java
Class yg mengatur untuk mengambil data
dari database
ListViewAdapter.java
Untuk mengeset tampilan view
GPSTracker.java
Class untuk mengetahui jarak terdekat
hingga terjauh
DirectionJSONParser.java
Class untuk mengkoneksikan ke Google
list
tempat
Polsekta
yg
Pengujian
Teknik pengujian yang dipakai dengan menggunakan metode pengujian blackbox
testing dimana metode ini menguji sebuah perangkat lunak berdasarkan sistem yang dibuat
apakah sistem tersebut telah sesuai dengan rancangan atau tidak. Berikut adalah tabel dari
hasil pengujian yang dilakukan terhadap aplikasi
Data Yang Diuji
Menampilkan semua
lokasi polsekta di
kota Palembang
Menggambarkan
navigasi dari posisi
awal pengguna ke
posisi akhir
Menampilkan
List
Polsekta dimulai dari
yang terdekat sampai
ke yang terjauh
Tabel 3. Pengujian
Pemroses
Hasil
Layout
Activity Berhasil
Main
Menampilkan semua
lokasi
Layout
Map Berhasil
Terdekat
Menampilkan
navigasi
Layout Pilih Tempat Berhasil
menampilkan
list
polsekta terdekat
[ 11 ]
Pengujian Keseluruhan
Tahap ini juga telah diterapkan karena aplikasi yang sudah dibangun di uji secara
keseluruhan dan dilihat apakah masih terdapat kesalahan atau tidak. Pada tahapan ini aplikasi
yang telah dibuat benar-benar diuji pada perangkat sebenarnya guna mengetahui apakah
sistem telah berjalan dengan baik atau tidak. Dan pada saat pengujian dilakukan didapatkan
hasil yang sesuai dengan perancangan sistem. Sistem pengujian dapat dilihat pada point
pembahasan pengujian yang disediakan dalam bentuk tabel.
Tabel 4. Pengujian Keseluruhan
Keterangan
No
Pengujian
1
Menu Utama
Memastikan halaman menu
tampil dan tombol-tombol
berfungsi dengan baik
Peta Seluruh
Memastikan seluruh Polsekta
yang ada pada peta sesuai
dengan jumlah yang ada pada
database.
Valid
Polsekta Terdekat
Memastikan list Polsekta yang
paling terdekat dan terjauh
dari posisi user apakah sesuai
dengan track yang diberikan
oleh Google.
Valid
4
Cari Polsekta
Memastikan cari Polsekta
befungsi dengan baik ketika
menginputkan nama Polsekta
yang diinginkan.
Valid
5
List Polsekta
Memastikan ketika list
Polsekta di klik maka akan
muncul informasi Polsekta
Valid
Navigasi
Memastikan tombol navigasi
pada keterangan informasi
Polsekta berfungsi dengan baik
sesuai track dari googlemaps
Valid
Telpon
Memastikan tombol telpon
pada keterangan informasi
Polsekta berfungsi dengan baik
pada saat di klik maka akan
terhubung ke nomor telpon
yang sudah terdaftar.
Valid
2
3
6
7
[ 12 ]
Status
Valid
Operasi Aplikasi
Pengujian aplikasi pada tahap ini, sample yang akan diuji menggunakan menu peta
seluruh yang akan dijalankan mulai dari menu utama sampai pada tahap akhir dan
menemukan lokasi toko pempek yang ingin dituju.
Gambar 6. Menu Utama
Gambar 6 merupakan gambar tampilan menu utama dimana terdapat tiga menu, menu
peta seluruh, Polsekta terdekat, telpon darurat.
Gambar 7. Peta Seluruh
Gambar 7 merupakan gambar dari halaman dari menu peta seluruh dimana terdapat
keseluruhan Polsekta yang telah didaftarkan dalam database yang berbentuk berupa marker.
[ 13 ]
Gambar 9. Layanan Telepon
Gambar 9 menunjukan bahwa layanan telepon pada informasi toko Polsekta sudah
berjalan dengan baik.
Gambar 10. Navigasi
Gambar 10 adalah gambar track navigasi yang menunjukan posisi user titik warna
biru dan posisi Polsekta marker warna merah.
PENUTUP
Berdasarkan pembahasan sebelumnya maka di simpulkan bahwa aplikasi ini akan
langsung menunjukkan semua lokasi yang ada dikota Palembang, aplikasi ini juga di
lengkapi dengan menu navigasi untuk menunjukan jalur terdekat untuk menuju Polsekta yang
ada di kota Palembang, Pada aplikasi ini pengguna dapat melakukan pemilihan salah satu
lokasi polsekta yang akan dituju, aplikasi ini juga akan dilengkapi dengan fitur telpon yang
akan digunakan untuk menelpon kepolisian di kota Palembang.
[ 14 ]
Aplikasi pencarian Polsekta di Kota Palembang dapat memudahkan para masyarakat
dan warga lokal dalam mencari Polsekta di Kota Palembang dengan ketepatan akurasi ke
lokasi yang ingin dituju sudah tepat, dan juga aplikasi tersebut dapat membantu masyarakat
atau Polsekta untuk memperkecil tindak kriminal yang saat ini sering merajalela.
DAFTAR PUSTAKA
Abdul Kadir, 2013. Jaringan Komputer untuk Orang Awam Edisi -2. Palembang: Penerbit
Maxikom.
Danishwara, Dewandra.2013.Rancang Banun Aplikasi “Smart Android For Moslem”
Berbasis Lokasi pengguna.Institut Teknologi Sepuluh November(ITS).Jurnal Teknik
Vol.2 No.1
Jogiyanto.2005.Analisis & Desain Sistem Informasi. Yogyakarta:Andy Offset.
Prasetyo.2013.Aplikasi Mobile “Jogja Helper” Berbasis Android OS. Yogyakarta:Amikom
Yogyakarta.
Safaat, Nazrudin.2012.Pemograman Aplikasi Mobile Smartphone dan Tablet PC Berbasis
Android.Bandung:Informatika.
Wahana,2008.Membuat Aplikasi Database dengan Java dan MySQL.Jakarta: Andy Offset.
[ 15 ]
Fly UP