...

HUBUNGAN KARAKTER MUSIK KLASIK DAN POP

by user

on
Category: Documents
3

views

Report

Comments

Transcript

HUBUNGAN KARAKTER MUSIK KLASIK DAN POP
HUBUNGAN KARAKTER MUSIK KLASIK DAN
POP-JAZZ DENGAN KECERDASAN EMOSI (EQ)
MAHASISWA JURUSAN MUSIK INSTITUT SENI
INDONESIA YOGYAKARTA
TUGAS AKHIR
Program Studi S-1 Seni Musik
Oleh :
Septa Ellfira
NIM. 1111705013
JURUSAN MUSIK
FAKULTAS SENI PERTUNJUKAN
INSTITUT SENI INDONESIA YOGYAKARTA
UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA
2015
i
HUBUNGAN KARAKTER MUSIK KLASIK DAN
POP-JAZZ DENGAN KECERDASAN EMOSI (EQ)
MAHASISWA JURUSAN MUSIK INSTITUT SENI
INDONESIA YOGYAKARTA
Oleh :
Septa Ellfira
NIM. 1111705013
Karya tulis ini disusun sebagai salah satu syarat untuk mengikuti ujian
Sidang Skripsi Semester Genap 2015 pada Program Studi S1 Seni Musik
dengan Konsentrasi Musikologi
Diajukan kepada :
JURUSAN MUSIK
FAKULTAS SENI PERTUNJUKAN
INSTITUT SENI INDONESIA YOGYAKARTA
UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA
2015
ii
UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA
ABSTRAK
HUBUNGAN KARAKTER MUSIK KLASIK DAN POP-JAZZ
DENGAN KECERDASAN EMOSI (EQ) MAHASISWA JURUSAN MUSIK
INSTITUT SENI INDONESIA YOGYAKARTA
Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan antara
karakter musik klasik dan pop-jazz dengan perbedaan kecerdasan emosi, atau
dikenal sebagai emotional quotient (EQ) pada mahasiswa pemain musik klasik
dan pop-jazz. EQ ialah kemampuan yang dimiliki seseorang dalam kehidupan
sosial, yang terdiri dari kemampuan intrapersonal yaitu kemampuan untuk
memahami diri sendiri dan juga bertanggung jawab atas kehidupan diri sendiri,
serta interpersonal yaitu Suatu kemampuan individu untuk berhubungan dengan
individu yang lain dan lingkungan sekitarnya. Kecakapan tersebut meliputi,
kemampuann memotivasi diri, pengendalian diri, empati, memahami dan menjaga
perasaan orang lain, dan lain sebagainya.
Objek pada penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2012 yang minimal
sudah bermain musik selama dua tahun. Jumlah sampel yang digunakan adalah
sebanyak 60 orang yang terdiri dari 30 mahasiswa pemain musik klasik dan 30
mahasiswa pop-jazz. Alat ukur yang digunakan adalah skala kecerdasan
emosional yang telah diuji validitasnya pada penelitan Hermasanti (2009) dengan
aitem valid sebanyak 38 aitem dari 45 aitem. Hasil validitas aitem adalah bergerak
dari 0,195 – 0,624 dengan hasil reabilitasnya adalah 0,888. Data yang diperoleh
kemudian diolah melalui program SPSS dengan menggunakan perhitungan
statistik independent sample t-test.
Dari analisis terhadap data pada uji perbedaan diperoleh skor t-test sebesar
2,987 dan nilai signifikansi 0,004. Karena nilai signifikansi < 0.05 (5%) maka
dapat disimpulkan bahwa, terdapat hubungan antara karakter musik klasik dan
pop-jazz dengan EQ mahasiswa, dibuktikan dengan perbedaan yang signifikan
antara nilai EQ pemain musik klasik dan nilai EQ pemain musik pop-jazz pada
mahasiswa Jurusan Musik ISI Yogyakarta.
Kata kunci: EQ, musik klasik, pop-jazz.
UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA
iv
KATA PENGANTAR
Puji syukur peneliti panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan
nikmat, rahmat dan dan karunia-Nya sehingga dapat menyelesaikan skripsi yang
berjudul “Hubungan Karakter Musik Klasik dan Pop-jazz Dengan Kecerdasan
Emosi (EQ) Mahasiswa Jurusan Musik Institut Seni Indonesia Yogyakarta”. Oleh
karena itu perkenankanlah peneliti menyampaikan terimakasih kepada:
1. Dr. Y. Edhi Susilo, M. Hum., selaku pembimbing utama sekaligus dosen
wali yang telah berkenan memberikan waktu, bimbingan, saran dan
motivasi kepada peneliti.
2. Dr. Andre Indrawan M. Hum., M. Mus., selaku pembimbing pendamping
yang telah berkenan memberikan waktu, bimbingan, saran dan motivasi
kepada peneliti.
3. Orang tua tercinta yang selalu memberikan dukungan dan doa.
4. Jurusan Musik, Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia
Yogyakarta.
5. Teman-teman dan semua pihak yang telah membantu dan mendukung
hingga selesainya penyusunan skripsi ini.
Peneliti menyadari bahwa skripsi ini jauh dari kesempurnaan karena berbagai
keterbatasan. Semoga skripsi ini bermanfaat bagi jurusan musik dan masyarakat
sekitar.
UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA
Yogyakarta, Mei 2015
Peneliti,
Septa Ellfira
v
DAFTAR ISI
Halaman Persetujuan ..........................................................................
iii
Abstrak ...............................................................................................
iv
Kata Pengantar ...................................................................................
v
BAB I PENDAHULUAN ..................................................................
1
A. Latar Belakang .............................................................................
1
B. Rumusan Masalah, Tujuan dan Manfaat Penelitian .....................
4
C. Tinjuan Pustaka ............................................................................
5
D. Metode Penelitian.........................................................................
7
1. Metode dan Jenis Penelitian ...................................................
7
2. Desain Penelitian....................................................................
8
E. Rancangan Pembahasan ...............................................................
9
BAB II TINJAUAN UMUM .............................................................
11
A. Lokasi dan Subjek Penelitian .......................................................
11
B. Pengertian Musik .........................................................................
12
1. Musik Klasik ..........................................................................
13
2. Musik Jazz..............................................................................
20
C. Pengaruh Musik terhadap Kehidupan Manusia ...........................
25
D. Kecerdasan Emosional .................................................................
27
1. Pengertian Emosi ...................................................................
27
2. Pengertian Kecerdasan Emosional (EQ) ................................
29
E. Kerangka Pemikiran .....................................................................
34
BAB III ANALISIS PERBEDAAN DAN PENGARUH KARAKTER
MUSIK KLASIK DAN POP-JAZZ
TERHADAP MAHASISWA MUSIK ..............................................
35
A. Kerangka Metodologis .................................................................
35
1. Subjek Penelitian....................................................................
35
2. Teknik Sampling ....................................................................
36
3. Identifikasi Variabel ...............................................................
36
UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA
vi
4. Definisi Operasional Variabel ................................................
37
5. Instrumen Penelitian...............................................................
39
B. Rancangan Penelitian ...................................................................
41
C. Teknik Analisis Data ....................................................................
42
D. Pemaparan Data Penelitian ..........................................................
43
1. Hasil .......................................................................................
43
a. Deskripsi Data Variabel EQ
Pada Mahasiswa Pemain Musik Klasik ...........................
44
b. Deskripsi Data Variabel EQ
Pada Mahasiswa Pemain Musik Pop-jazz ........................
46
2. Uji Prasyarat Klinis ................................................................
47
a. Uji Normalitas ..................................................................
48
b. Uji Homogenitas ..............................................................
48
3. Analisis Perbedaan EQ...........................................................
49
4. Pembahasan ............................................................................
50
Analisis Pengaruh Karakter Musik Terhadap EQ ..................
51
BAB IV KESIMPULAN....................................................................
55
Daftar Pustaka ....................................................................................
56
Lampiran ............................................................................................
57
a. Lampiran 1 Hasil SPSS ................................................................
57
b. Lampiran 2 Biodata Koresponden ...............................................
61
c. Lampiran 3 Kuesioner LMMPI ....................................................
63
d. Lampiran 4 Kuesioner EQ ...........................................................
64
UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA
vii
Bab I
PENDAHULUAN
Dewasa ini musik tidak pernah lepas dari kehidupan seseorang. Bukan
hanya sebagai hiburan, musik memiliki efek pada kehidupan manusia yang dapat
dihubungkan dengan segala sesuatu berkaitan dengan fisik, emosional, spiritual
dan lain sebagainya. Sebagai mahasiswa musik di ISI Yogyakarta, peneliti juga
menyadari
akan
hal
tersebut.
Berdasarkan
pengalaman
peneliti
pada
lingkungannya, peneliti menemukan topik yang dianggap penting untuk
memperkaya karya tulis ilmiah tentang musik yang selama ini dinilai kurang
variatif, serta memberikan gambaran betapa pentingnya musik bagi kehidupan.
Dalam penelitian ini, terdapat dua poin utama, yaitu musik memiliki pengaruh
terhadap kecerdasan emosional seseorang. Sedangkan kecerdasan emosional
merupakan salah satu kecerdasan yang dianggap sangat penting untuk meraih
kesuksesan.
A. Latar Belakang
Musik merupakan seni yang mengungkapkan pemikiran dan perasaan
seseorang yang dituangkan dalam keindahan suara dengan bentuk melodi, ritme,
dan harmoni. Musik merupakan hasil cipta dan rasa akan kehidupan di dunia.
Musik telah lama dianggap memiliki pengaruh terhadap tubuh dan jiwa manusia.
Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa musik berpengaruh terhadap
manusia secara fisiologis, psikologis dan spiritual. Dari beberapa peneliti
menemukan kemungkinan bahwa musik dapat menjadi alat bantu untuk
UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA
1
2
mengembangkan kecerdasan manusia, dengan kata lain musik berpengaruh
terhadap otak dan emosi manusia. Musik dibagi menjadi beberapa jenis (genre).
Setiap genre memiliki karakter tersendiri. Karakter suatu genre musik dapat
diindentifikasi dari berbagai aspek musikal yang dimilikinya, seperti bentuk
musikal, tekstur, tonalitas, ritme, melodi, harmoni, warna suara, dan sebagainya
(Danny, 2010: 23).
Dalam penelitian ini, penulis memfokuskan pada musik klasik dan popjazz. Melihat karakter umum yang dimilikinya, kedua jenis musik ini memiliki
perbedaan. Dilihat dari ciri seperti pada musik jazz, improvisasi menjadi hal yang
sangat menonjol. Pemain musik jazz memiliki kebebasan dalam bermain tanpa
notasi tertulis, dengan kata lain musik ini menitikberatkan kreativitas instan dan
spontanitas dalam permainannya. Jauh berbeda dengan musik klasik, pemain
musik klasik harus memainkan sesuai dengan apa yang tertulis dalam notasi dan
terpatok pada aturan-aturan tertentu pada setiap karya yang dimainkan. Selain itu,
dalam pertunjukan musik klasik, hampir setiap pertunjukan orkestra klasik para
pemain menggunakan pakaian rapi serba hitam. Berbeda dengan musik jazz
cenderung lebih santai dan bebas menggunakan pakaian style apapun. Begitu juga
dengan penonton yang menghadiri pertunjukan konser klasik, menggunakan
pakaian rapi dan berkelas. Sedangkan pada pertunjukan musik jazz yang identik
dengan tempat-tempat santai, dengan minum, makan dan mengobrol santai.
Dengan kata lain, perhatian terhadap musik tidak merupakan tujuan utama seperti
dalam musik klasik (Mack, 2009: 383).
UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA
3
Di Jurusan Musik ISI Yogyakarta, mahasiswa pemain musik dapat
dibedakan menjadi pemain musik Klasik dan Pop-Jazz sesuai dengan
instrumennya masing-masing. Pada penelitian ini, peneliti melihat sebuah
fenomena yang terjadi, di mana dari kedua jenis tersebut membentuk sebuah gap
pada mahasiswa. Dengan fenomena yang terjadi inilah penulis membuat suatu
hubungan antara pengaruh musik klasik dan pop-jazz terhadap kecerdasan
emosional mahasiswa, di mana aspek-aspek kecerdasan emosional ini sangat
berhubungan dengan interaksi sosial pada suatu lingkungan.
Kecerdasan emosional merupakan suatu kemampuan yang dimiliki
seseorang dalam mengatur kehidupan emosinya dengan intelegensi, menjaga
keselarasan emosi, dan pengungkapannya melalui keterampilan kesadaran diri,
pengendalian diri, motivasi diri, empati serta keterampilan sosial. Oleh karena itu
penulis menggunakan pendekatan psikologi, karena kecerdasan emosional
merupakan salah satu aspek yang dipelajari dalam ilmu psikologi (Wangsa, 2013:
35).
Beberapa penelitian juga telah membuktikan bahwa musik berpengaruh
terhadap manusia secara fisiologis, psikologis dan spiritual. Dari beberapa
penelitian menemukan kemungkinan bahwa musik dapat menjadi alat bantu untuk
mengembangkan kecerdasan manusia, dengan kata lain musik berpengaruh
terhadap otak dan emosi manusia (Wangsa, 2013: 77). Pada penelitian ini, penulis
ingin mengetahui pengaruh jenis musik tersebut terhadap perbedaan kecerdasan
emosi antara pemain musik Klasik dan Pop-Jazz Jurusan Musik, Fakultas Seni
Pertunjukan, Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA
4
B. Rumusan Masalah, Tujuan, dan Manfaat Penelitian
Berdasarkan latar belakang di atas terdapat dua permasalahan yang akan
dibahas yaitu:
1. Bagaimanakah perbedaan kecerdasan emosi pada mahasiswa
pemain musik klasik dan pop-jazz di Jurusan Musik Institut Seni
Indonesia Yogyakarta?
2. Mengapa karakter musik klasik dan pop-jazz mempengaruhi
kecerdasan emosi mahasiswa Jurusan Musik ISI Yogyakarta?
Dari kedua pertanyaan tersebut tujuan penelitian ini ialah untuk
mengetahui adanya hubungan karakter musik klasik dan pop-jazz dengan
kecerdasan emosi (EQ) berpengaruh terhadap perbedaan EQ pada mahasiswa
pemain musik klasik dan pop-jazz di Jurusan Musik ISI Yogyakarta.
Setidaknya ada tiga manfaat dari penelitian ini yaitu manfaat teoretis,
terapan, dan umum. Manfaat teoretis dari kajian ini ialah untuk memberikan
informasi tentang hubungan karakter musik klasik dan pop-jazz dengan perbedaan
kecerdasan emosi pada mahasiswa pemain musik klasik dan pop-jazz di Jurusan
Musik Institut Seni Indonesia Yogyakarta. Manfaat terapan dari hasil penelitian
ini ialah agar dapat menjadi masukkan bagi mahasiswa mengenai pentingnya
meningkatkan kecerdasan emosi sebagai salah satu faktor yang menentukan
kesuksesan dalam kehidupan. Secara umum manfaat dari penelitian ini ialah
untuk memberikan informasi tentang pengaruh musik Klasik dan Pop-Jazz
UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA
5
terhadap kecerdasan emosi, serta memberikan kesadaran akan pentingnya
pendidikan musik terhadap peningkatan kecerdasan emosi.
C. Tinjauan Pustaka
Ngalifah (2009) menyatakan bahwa musik klasik memiliki pengaruh yang
signifikan terhadap kecerdasan emosional anak. Hal tersebut dibuktikan dengan
perbedaan hasil selisih antara kelompok kontrol (kelompok yang tidak diberi
perlakuan musik apapun), dengan kelompok eksperimen (kelompok yang diberi
perlakuan musik klasik) cukup signifikan. Selain itu, penelitian ini menyebutkan
bahwa musik klasik dapat dimanfaatkan sebagai media dalam upaya
mengembangkan kecerdasan emosional anak. Dari penelitian ini, peneliti
mendapatkan pembuktian terhadap pengaruh musik terhadap kecerdasan
emosional yang dibahas pada bab tiga.
Saing (2007) dalam tesis Magisternya di bidang kedokteran yang berjudul
“Pengaruh Musik Klasik Terhadap Penurunan Tekanan Darah” membuktikan
bahwa musik dapat digunakan sebagai metode terapi untuk suatu penyakit. Dalam
penelitian ini disebutkan bahwa musik klasik memiliki pengaruh terhadap
penurunan tekanan darah pada remaja usia 15-17 tahun yang didengarkan musik
klasik dibanding kelompok remaja yang tidak diperdengarkan musik klasik.
Walaupun bagaimana mekanisme musik dapat menurunkan tekanan darah masih
kontroversial, musik dipercaya dapat membuat pernapasan menjadi lambat dan
lebih teratur, sehingga akan mempengaruhi kontrol refleks kardiovaskular dan
UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA
6
mengatur tekanan darah. Penelitian ini digunakan peneliti dalam bab pertama
untuk menegaskan bahwa musik mempengaruhi keadaan fisiologis seseorang.
Hasil penelitian Salim (2010: 23-32) dalam Jurnal Musik UKSW yang
berjudul “Pengaruh Musik Terhadap Konsentrasi Belajar Siswa Kelas 2 SMUK 1
Salatiga,” mengulas tentang hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti untuk
mengetahui apakah musik berpengaruh terhadap konsentrasi belajar dengan
memperdengarkan musik Heavy Metal dan Degung Sunda, serta tidak
diperdengarkan musik apapun. Peneliti menemukan pengaruh yang cukup kuat
dari musik latar yang diperdengarkan terhadap konsentrasi belajar siswa.
Penelitian ini digunakan oleh peneliti pada bab pertama, sebagai tinjauan umum
dalam mendiskripsikan musik.
Siregar (2008) dalam skripsinya yang berjudul “Perbedaan Kecerdasan
Emosi Remaja Yang Menyukai Musik Rok dan Remaja Yang Menyukai Musik
Jaz,” menyatakan bahwa adanya perbedaan kecerdasan emosi remaja yang
menyukai kedua jenis musik tersebut. Perbedaan tersebut terlihat dari nilai
signifikansi yang diperoleh, dimana remaja yang menyukai musik jaz memiliki
kecerdasan emosi yang lebih tinggi dibanding dengan penyuka musik rok.
Penelitian ini membantu peneliti dalam mempelajari langkah penelitian yang
ditulis pada bab ketiga.
Sutoyo (1981) juga pernah melakukan penelitian mengenai pengaruh
musik dalam menstimulasi otak. Pendidikan kesenian sangat penting untuk
diajarkan sejak SD agar peserta didik sejak dini memperoleh stimulasi yang
UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA
7
seimbang antara belahan otak kanan dan otak kiri. Apabila seseorang mampu
menggunakan fungsi kedua belahan otak secara seimbang, ketika dewasa akan
menjadi manusia yang berpikir logis, intuitif, cerdas, kreatif, jujur, serta memiliki
kepekaan
perasaan.
Penelitian
ini
menegaskan
bahwa
musik
sangat
mempengaruhi kesuksesan seseorang yang ditulis untuk bab keempat.
Dari beberapa penelitian yang telah ada sebelumnya, dapat disimpulkan
bahwa banyak penelitian yang membuktikan bahwa musik memiliki pengaruh
terhadap kehidupan seseorang. Sebagian besar penelitian tersebut dilakukan untuk
mengetahui pengaruh musik terhadap pendengar, sangat jarang penelitian yang
dilakukan kepada pemain (sekaligus pendengar). Pada penelitian ini, peneliti tidak
memberikan perlakuan seperti dalam penelitian eksperimental, karena peneliti
sendiri berada di lingkungan akademi musik. Peneliti akan mengambil data
dengan metode one-shot case study yaitu menembak satu kali terhadap satu kasus
dan dilakukan pada satu waktu secara bersamaan.
D. Metode Penelitian
1. Metode dan Jenis Penelitian
Penelitian
ini
menggunakan
metode
kausal
komparatif,
yaitu
membandingkan dua kelompok individu dengan menggunakan pendekatan cross
sectional, yang kegiatan penelitiannya dilakukan pada satu waktu terhadap
beberapa kelompok (Arikunto, 1996: 86). Berdasarkan data-data berupa skala
nominal dan interval dari penghitungan angket yang disebarkan, serta rencana
UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA
8
analisis menggunakan tabulasi dan statistik maka penelitian ini termasuk ke dalam
jenis penelitian kuantitatif.
2. Desain Penelitian
Mahasiswa yang akan di
uji Kecerdasan
Emosinya (EQ)
Mahasiswa pemain
musik klasik
Mahasiswa pemain
musik pop-jazz
Formulir biodata
+
Kuesioner L-MMPI
Formulir biodata
+
Kuesioner L-MMPI
Kuesioner EQ
Kuesioner EQ
Analisis Statistik
Berdasarkan desain penelitian di atas, mahasiswa pemain musik
klasik dan pop-jazz merupakan objek penelitian (koresponden). Pada tahapan
pelaksanaan penelitian, peneliti akan membagikan tiga jenis angket yang harus di
isi secara jujur oleh koresponden, yaitu formulir biodata, kuesioner LMMPI,
UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA
9
merupakan kuesioner untuk mengetahui tingkat kebohongan seseorang, kemudian
kuesioner EQ berisi pertanyaan-pertanyaan tentang kecerdasan emosional. Setelah
tahap pengisian dan pengumpulan data, peneliti akan melakukan analisis statistik.
Analisis data meliputi 3 langkah, yaitu persiapan. Peneliti melakukan persiapan
dengan mengecek kelengkapan data termasuk memeriksa isi instrumen data,
kemudian merapikan data dan tinggal mengadakan pengolahan lanjutan. Langkah
yang ketiga ada tabulasi, memberikan skor terhadap butir-butir pertanyaan dari
lembar kuesioner tiap responden, memasukkan data yang sudah selesai pada
sistem komputer dengan menggunakan microsoft excel untuk mempermudah
proses pengolahan data selanjutnya. Langkah yang terakhir adalah penerapan data
sesuai dengan pendekatan penelitian. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan
perangkat lunak Statistical Product and Service Solution (SPSS) 17 for windows.
E. Rancangan Pembahasan
Dalam penyusunan skripsi ini, penulis membagi menjadi empat bab agar
lebih terarah dan sistematis. Bab pertama berupa pendahuluan yang berisi tentang
gambaran umum terdiri dari latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian,
manfaat penelitian, tinjauan pustaka, metode penelitian, serta rancangan
pembahasan. Bab kedua berupa tinjauan umum lokasi penelitian dan landasan
teori berupa pengertian musik secara umum, musik klasik, musik pop-jazz,
pengaruh musik terhadap kehidupan manusia, kecerdasan emosi, serta kerangka
pemikiran dan hipotesis. Bab ketiga merupakan inti dari penelitian yang berisi
tentang analisis pengaruh karakter musik klasik dan pop-jazz terhadap perbedaan
UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA
10
kecerdasan emosional mahasiswa yang dibagi menjadi kerangka metodologis,
pemaparan data penelitian, hasil dan pembahasan berupa analisis perbedaan
kecerdasan emosi, serta analisis pengaruh karakter musik terhadap kecerdasan
emosi. Bab keempat merupakan penutup yang berupa kesimpulan dan saran. Pada
bagian akhir skripsi, penulis juga mencantumkan daftar pustaka, serta lampiran.
UPT PERPUSTAKAAN ISI YOGYAKARTA
Fly UP