...

Berita Warga Katolik Indonesia California Utara

by user

on
Category: Documents
12

views

Report

Comments

Transcript

Berita Warga Katolik Indonesia California Utara
Donasi Biaya Cetak $2
Berita Warga Katolik Indonesia California Utara
April—Juli 2012
Dari Pengurus 2011-2013
Keluarga Besar WKICU,
Selamat Paskah! Bersyukurlah kita umat-Nya karena Dia telah rela mati di kayu salib and bangkit untuk menebus dosa kita.
Daftar Isi
Dari Pengurus 2011-2013
Selamat bertemu kembali dalam misa Paskah 2012 ini, semoga di tahun ini langkah-langkah kita
senantiasa dibimbing and diberkati oleh Bapa di surga. Walau kita baru saja melangkah ke
Penampakan Yesus dalam
kuartal kedua (April 2012) tapi terasa telah begitu banyak event-event penting yang terjadi daEkaristi Kita
lam kehidupan komunitas Katolik kita. Kita diingatkan untuk selalu mensyukuri sekaligus menRm. Antonius Sudiarja SJ
jalani hidup kita dengan keseimbangan, baik rohani maupun jasmani.
Kegiatan WKICU
Sebagai komunitas, kita baru saja menyelesaikan perayaan ulang tahun ke-20 yang kita gelar
Return to Christmas
disepanjang tahun 2011 lalu, dipuncaki dengan musical concert di bulan Januari lalu, sebuah
Lim Sing Meij
persembahan dari kita, oleh kita dan untuk kita semua dengan dimotori oleh WKICU Choir and
Young Adult Group pimpinan Willy Hermanto dan Susanne Setijadi. Sebuah paket DVD juga
Kesan-kesan Pemirsa
telah diselesaikan dengan rapi oleh Oom Hanafi Daud and tersedia untuk umat dengan biaya $5
sebagai pengganti biaya produksi.
Imam yang Bahagia
Rm. Ant. Galih Arga Pr
Juga sebuah rekoleksi Pra-Paskah di bulan Maret telah dengan menarik dibawakan oleh Rm.
Hadi Sasmita, SJ dan Rm. Anton Firmansjah, SJ. Cukup menarik dicermati saat cukup banyak
Sunday School
wajah-wajah baru yang hadir dalam rekoleksi kali ini. Sekedar untuk mengingatkan WKICU
akan kembali mengadakan rekoleksi III “Jadilah Garam and Terang Dunia” yang merupakan
Kawula Awet Muda
seri terakhir di bulan depan 5 Mei 2012 di St. Leander dengan pembimbing Rm. Galih dan Rm.
Effendi.
Cuplikan Media
1
2
3
4
6
7
8
8
Soegija
Komunitas Tritunggal Mahakudus (KTM) juga telah merayakan hari jadi-nya ke-25 di bulan
Februari lalu, bertempat di Biara Santa Caecillia, San Francisco dengan sebuah misa kudus yang Berita Kelahiran
dipimpin oleh Msgr. Harriman yang dilanjutkan dengan potong tumpeng nasi kuning. Acara ini
juga dihadiri oleh Fr. Vito, Rm. Hadi, SJ, Erick Yo (koordinator KTM untuk Amerika Utara and Berita Duka
Canada) juga segenap anggota and simpatisan KTM di Bay Area dan sekitarnya.
9
9
Sebuah momentum penting adalah pergantian pengurus MUDIKA, telah terpilih (calon tunggal) ketua yang baru Rocky Ongkowiharjo untuk menggantikan Ruben Kuswanto. Rocky akan segera menyusun kepengurusan MUDIKA yang baru untuk periode 20122014. Mari kita bersama-sama doakan, dukung dan bantu kaum muda ini untuk berkembang dan bertumbuh dalam iman sembari
melayani sesama dalam wadah WKICU.
Beberapa updates dari wilayah dan upcoming events: telah dimulai kegiatan Bible Study untuk dewasa yang dimotori oleh Riana
Admadjaja dengan bimbingan Rm. Galih untuk wilayah Union City dan sekitarnya, juga kedatangan Rm. Dipo, S.J. yang telah selalu datang dalam misa ekaristi kita dan membantu dalam dua rekoleksi terakhir. Youth Group kita akan mengadakan sebuah acara
hiking ke Mission Peak di Fremont bulan April ini. Juga seperti biasa, kita akan kembali berkumpul di musim panas ini untuk
piknik bersama, semoga kali ini kita bisa berbagi tawa lewat berbagai fun games.
Sebuah event besar juga akan digelar di Bay Area di summer 2013 yaitu Jambore VI KKI-USA, ini adalah ajang untuk bertemunya
kaum Katolik Indonesia yang bermukim di Amerika. Diharapkan sekitar 200 tamu akan datang dan menghadiri ajang 2 tahunan ini.
Martha Conway adalah ketua panitia Jambore VI ini, mari kita dukung dan sukseskan acara besar ini.
Akhirnya tidak lupa sebuah terimakasih yang tulus dan dalam untuk semua pengurus, voluntir, para Romo, Deacon Hock, Suster
(Bersambung ke halaman 2)
www.wkicu.net
1
www.wkicu.net
Berita WKICU
Putri Karmel dan semua umat yang telah berkenan meluangkan waktu, material dan tenaga
untuk terus berkarya melayani-Nya lewat wadah komunitas Katolik kita.
JADWAL MISA KUDUS WKICU Minggu I (pukul 14:30) St. Stephen Catholic Church
601 Eucalyptus St. San Francisco, CA
Minggu II (pukul 16:00) St. Justin Catholic Church
2655 Homestead Rd. Santa Clara, CA Minggu III (pukul 15:30) St. Anne’s Church
32223 Cabello St. Union City, CA
Sekali lagi, Selamat Paskah 2012.
WKICU
Penampakan Yesus dalam Ekaristi kita
Paskah - kebangkitan Tuhan - membuat murid-murid bergembira dan kembali ke kehidupan
normal setelah mereka pulih dari perkabungan karena kematian Yesus di salib. Bahkan lebih
dari itu penampakan Yesus yang bangkit meyakinkan mereka bahwa ia tetap hidup dan hadir
di antara mereka dimanapun mereka berada. Hal ini membuat mereka senang dan percaya
diri. Bagaimanakah kita mesti membayangkan penampakan itu?
Yesus yang bangkit ternyata tidak mudah dikenali kembali oleh para muridnya. Maria
Magdalena mengira dia sebagai tukang kebun, sedangkan dua murid dari Emmaus bahkan
Daerah Union City & sekitarnya:
tidak mengenalinya saat mereka berjalan dan berbicara bersama di sepanjang perjalanan.
Jadwal: Sabtu kedua tiap bulan 18:00
Demikian juga murid-murid lainnya. Padahal baru tiga hari sebelumnya, mereka melihat
Lokasi: 30548 Meridien Circle, Union City,
Yesus terakhir kalinya, yakni ketika mereka bersama-sama di Taman Getsemani. Namun penCA 94587
ampakan itu bukan halusinasi. Para murid mengalami peristiwa penampakan sebagai
Kontak: Sdri. Esther Takama
kenyataan penuh akan Yesus yang hadir; Yesus menampakkan diri kepada mereka dengan
(510) 386-4652
tubuh yang nyata, Injil memberitahukan hal itu kepada kita. Dia meminta sesuatu untuk
dimakan, - dan memakannya, ia menunjukkan luka-luka-Nya kepada mereka, tetapi
Daerah Santa Clara & sekitarnya:
tampaknya ada sesuatu yang baru dalam tubuhnya -- semacam transformasi tubuh, yang
Jadwal: Sabtu ketiga tiap bulan 18:00
membuat para murid tidak dengan segera mengenalinya. Itulah yang terjadi dengan
Lokasi: 2801 Pruneridge Avenue,
kebangkitan-Nya.
Santa Clara, CA 95051
Doa Rosario Lokal
Kontak: Sdri. Julia Didjaja
(408) 985-8302
Daerah San Francisco & sekitarnya:
Jadwal: Minggu ketiga tiap bulan 17:00
Lokasi: 2525 34th Avenue,
San Francisco, CA 94116
Kontak: Sdri. Erna
(415) 242-1927
Persekutuan Doa Sharing Group
(PDSG)
Sabtu ketiga tiap bulan
18:00 (makan bersama) 19:00 (mulai)
St. Justin’s, Library Room # 2
2655 Homestead Rd,
Santa Clara, CA 95051
Pembicara: Rm. Anton Firmansyah SJ
Kontak:
Sdr Rocky (408) 881-4689
Sdr Youngky (408) 874-5186
Pendalaman Iman Dewasa East
Bay
33830 7th St, Union City, 94587
Kontak (untuk waktu dan tema):
Sdri Riana (650) 580-3488
www.wkicu.net
Ada dua hal dalam peristiwa penampakan, yang membuat para murid mengenali-Nya, sebagai
Yesus yang telah bangkit. Pertama penampakan Yesus diteguhkan oleh pemecahan roti dan
kedua Yesus membuka pikiran mereka sehingga mereka mulai memahami arti dari Kitab Suci
(Lk.24, 35-48). Dua hal inilah yang kita ulangi dan terjadi dalam ekaristi. Jikalau ekaristi kita
rayakan setiap waktu di berbagai tempat di dunia ini, secara bergantian, maka sebenarnya kita
mengalami penampakan Yesus terus-menerus dari tempat-tempat itu. Ekaristi merupakan
penampakan Yesus setelah kebangkitan-Nya kepada mereka yang percaya kepada-Nya. Dan
mereka menjadi sahabat-sahabat Yesus. Ekaristi adalah sakramen yang menghadirkan Yesus
di tengah-tengah kita dengan tubuh-Nya yang mulia, melaui pemecahan roti dan pembacaan
Kitab Suci.
Kebangkitan dan penampakan Yesus memberikan dampak pada hubungan para murid dengan
Yesus. Mereka mengalami hubungan yang bahkan lebih kuat dan lebih intim dengan Yesus,
sebagai Tuhan, daripada ketika Yesus masih hidup di dunia. Dan inilah yang kita sebut iman.
Pengalaman ini malah tidak hanya untuk para murid yang pernah hidup bersamanya saja,
melainkan juga untuk siapapun yang menerima dan percaya pada pengajaran mereka,
termasuk kita. Jadi atas dasar kebangkitan ini dan melalui penampakan-Nya Yesus dapat
hadir di tengah-tengah kita.
Berapa kali kita telah menghadiri ekaristi? Seberapa sering kita berpartisipasi dalam ekaristi,
ikut komuni (pemecahan roti) dan mendengarkan firman Tuhan dari Kitab Suci? Apakah kita
mengalami penampakan Yesus dalam hati kita? Apakah kita merasa sukacita dan memiliki
keyakinan seperti para murid-murid pertama? Semua ini menjadi ukuran dari hubungan kita
dengan Yesus dalam Gereja, sehingga seperti St. Petrus kita dapat mengatakan, "Sekali pun
kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada-Nya,
sekali pun kamu sekarang tidak melihat-Nya. Kamu bergembira karena sukacita yang mulia
(Bersambung ke halaman 9)
2
www.wkicu.net
Berita WKICU
Kegiatan WKICU
“Return to Christmas”
Karya Besar WKICU dalam Menjunjung Semangat Volunteerism and Community
Oleh: Lim Sing Meij
Konser musik “Return to Christmas” merupakan manifestasi keperdulian WKICU dalam merayakan
ulang tahunnya yang ke 20. Konser musik ini dipersiapkan oleh banyak anggota yang ingin
merayakan peristiwa besar ini secara unik. Mereka terdiri dari anggota lintas-generasi, lintas-jenis
kelamin, dan lintas-kemampuan serta kemahiran yang ingin berkarya untuk mengagungkan dan
memuliakan Tuhan atas rahmat ini. Persiapan menuju sukses besar penyelenggaraan konser ini telah
mengalami berbagai keraguan, rasa frustrasi, kegamangan namun selalu didorong pula oleh keinginan
keras untuk bangkit, memulai lagi dan maju selangkah lebih jauh lagi. Volunteerism and community
telah menjadi jiwa yang membakar semangat dan bertekad untuk menampilkan yang terbaik melalui
konser musik ini.
Sobrato Theatre di Bellarmine College Preparatory telah menjadi daya tarik yang luar biasa pada tgl
21 Januari 2012. Suhu 35°F tidak melunturkan semangat anggota WKICU untuk hadir dan menikmati konser ini. Menaiki tangga theatre, suasana hiruk pikuk untuk menukarkan tiket dengan tempat
duduk, bercampur aduk dengan suasana ramah tamah antar anggota. Apresiasi terhadap karya pendahulu WKICU terasa kental. Pajangan aneka foto kenangan disepanjang selasar menggugah apresiasi
kita terhadap karya yang telah ditanamkan hingga saat ini. Seluruh upaya yang telah dilakukan para
pendahulu ini telah memungkinkan sendi-sendi WKICU terasa kuat seperti sekarang ini.
Suasana apresiasi terus terasa ketika kita memasuki ruang theatre. Kita dapat terus menikmati karya
tersebut dalam slide show di layar lebar. Sementara itu, bernostalgia dengan anggota lama, berkenalan
dengan anggota baru dan menyapa para imam gereja
membuat ruangan terasa hidup dan bercahaya. Acara
kemudian dimulai dengan pemberian penghargaan
kepada para pendahulu yang telah membangun
WKICU. Haru dan bangga mulai menyelimuti ruangan
yang dingin.
Keberlangsungan eksistensi WKICU ditunjukkan oleh ditampilkannya generasi kedua WKICU. Mereka aktif berperan sebagai penyambut tamu dan sebagai MC serta
bergaya sebagai aktor panggung. Paduan suara Epiphany
dan para pemain perkusi membuka konser dengan lagu
“Agnus Dei” dan “Gloria”. Pembukaan yang menggelora
dan menggugah suasana hati. Sementara itu, seorang anak
muda muncul dengan kegalauan dan kegamangan. Ia ingin menjadi bidadari dan mencari makna kehidupan. Ia mencarinya ke Bali, ke Afrika hingga ke penghujung pelangi. Namun, yang ia temukan
adalah seorang homeless yang bau dan menjijikkan. Orang ini memaknai keseluruhan makna kehidupan dari perspektif yang berbeda. Mereka akhirnya memahami bahwa dengan return to Christmas, dengan
merayakan Christmas setiap hari, mensyukuri kehadiran-Nya
di dalam hati, kita dapat memaknai kehidupan yang
sesungguhnya. Seperti Kristus yang lahir di kandang domba,
makna kehidupan adalah suasana kekinian yang dialami oleh
Maria dan Yosef, bukan hari kemarin, ataupun hari esok.
Dapatkah WKICU tetap eksis 20 tahun dari sekarang? Merasakan semangat volunteerism and community yang diberikan oleh sebagian besar dari anggota WKICU hingga saat ini, WKICU akan tetap
eksis! Mari kita bersama sama untuk membuat pelita ini tetap hidup dalam hati kita. Ruang spiritual
dan ruang sosial ini akan terus kita pelihara bersama untuk terus melahirkan WKICU yang terus menjadi.
www.wkicu.net
3
Dewan Pengurus
WKICU
Ketua Umum:
Ben Liem
Wakil Ketua /Sekretaris:
Susanne Setijadi
Pendamping Rohani:
Romo Hadi Sasmita, SJ
Diakon Hock Chuan Oey
Penasehat:
Hanafi Daud
Lim Hok Kan
Bendahara:
Anita Setiawan
[email protected]
Ketua Wilayah:
Isabel Kawitha (SF)
[email protected]
Ben Liem (SC)
[email protected]
Linda Kastilani (UC)
[email protected]
Seksi Musik:
Hans Mayo,
Ivan Gozali (SF)
Willy Hermanto(SC)
Riana Atmadjaja (UC)
Seksi Konsumsi:
Iwan Soegiharto (temp)(SF)
Liony Azali (SC)
Stella Tedjakusuma(UC)
Seksi Ruangan:
Iwan Soegiharto (SF)
Roy Ariesta (SC)
Winata Gunawan (UC)
Rohani:
Hany Shindelus
Seksi Sosial:
Susanne Setijadi
Mailing List:
Marsha Pribadi
Riki Rendradjaja
Seksi Publikasi/Humas:
Nathan Juswanto
Webmaster:
Christina Judio
Berita WKICU:
Helinda Nominanda
RCIA
Iwan Soegiharto
Youth Group Coordinator
Wiwit Handayani
www.wkicu.net
Berita WKICU
Kesan-kesan Pemirsa “Return to Christmas”
Rosario:
Erna Yunus (SF),
Julia Didjaja (SC),
Marcella Atmadja (UC-Alameda
Co.)
Persiapan Perkawinan:
Diakon Hock Chuan Oey &
Swan Oey
Baptis Bayi:
Diakon Hock Chuan Oey &
Swan Oey
Liturgi Wilayah:
Isabel Kawitha (SF)
Ingrid Supit (SC)
Rina Harjati (UC)
Penulis Teks Misa:
Isabel Kawitha (SF)
Ingrid Supit (SC)
Sisca Supono (UC)
Koordinator Putra/Putri Altar:
F. Retanubun (Misa Besar)
Johny Iwan (SF)
Regita Soetandar (SC)
Laura Kastilani & Matthew Yap
(UC)
Sunday School:
Anna Soetandar & Melanie
Hendrawijaya (SC)
Dwinasari Rahmadi &
Grace Ling (UC)
Pendalaman Iman
Riana Atmadjaja
Pemerhati:
Ruthy Octavia (SF)
Maria Surjadi, Wenny
Teguh & Gent Dirga (SC)
Wiwit Handayani (UC)
Ministry to the Sick:
Betti Simon (SF)
Julia Didjaja (SC)
Riana Atmadjaja (UC)
MUDIKA WKICU
Ketua:
Rocky Ongkowidjojo
www.mudikawkicu.org
The performance was superb! You guys really did a great job. I took two of my brothers along, but I forgot
the tickets, sorry. I hope it didn't cause too
much hassle.
Again, proficiat for a job well done.
Sam Nasada
—
Very nice show, it was Amazing !
Congratulations on a super successful concert.
Salam,
paulus & tanti
—
Dear all,
I enjoyed the Musical concert kemarin, fantastic!! Melalui event ini, saya bisa melihat betapa orang-orang
yang berperan di dalamnya telah sudi menyisihkan waktu dan tenaga untuk membuat event ini a memorable one for us. Thanks for making this memorable event happend. Saya juga dapat melihat banyak bibit2
WKICU yang memiliki berbagai talenta: menyanyi, menata, mengorganisasi, memantau, menghias dan
ACTING PANGGUNG! dari MC yang mampu memikat penonton, bidadari yang mencari the meaning of
life, rockers yang mengguncang panggung, pianis yang cool, drummer yang nyeni, penyanyi yang berbakat
sampai that pengemis! semuanya adalah aktor berkarakter! LUAR BIASA!
" an WKICU exist for another 20 years?"telah terjawab. YES, IT CAN! Banyak bibit2 muda berbakat, waC
dah telah tersedia, spirit of volunteer juga tak kalah kentalnya. Let us make this spiritual and social space
always becoming.
Meij
—
Congratulation........job well done......All preparation for more than 6 months finally it is here and was a
Amazing .....
The unity for all the players, decor, music, background, refreshment, hospitality, picture, costumes, were
extremely well.
May other who does know Him will see through the dedication of all of you that brings light to this community and
surrounding.
God Bless.......
Oey's family.
—
“Return to Christmas”, prestasi besar
WKICU yang harus ditulis dengan tinta
emas.
Hanafi Daud
—
"Return to Christmas".
Terima kasih seribu!!!
Saya sungguh tersentuh dan terharu dengan penampilan anda semua yang sungguh mengagumkan malam
ini. Dedikasi dan pelayanan kalian terhadap komunitas kita sungguh luar biasa. Saya sungguh merasa
terberkati boleh menjadi bagian komunitas kita dan mendapat kesempatan menyaksikan penampilan kalian
malam ini. Sekali lagi terima kasih. Semoga Tuhan terus memberkati pelayanan kalian. Amin!
www.wkicu.net
4
www.wkicu.net
Berita WKICU
Salam,
isabel
—
Terimakasih untuk seluruh teman2 yang telah susah payah mempersiapkan acara HUT WKICU ke-20
tanggal 21 Januari kemaren.
Kalian semua luar biasa..!!
Terimakasih seribu karena telah melibatkan kami dalam acara itu....SUKSES SELALU!
-Agem, Nina, Rina Michael dan Rony—
Congrats…! Senang bisa mbantu dan bisa bertemu teman2 baru.
Vincent Arishvara
—
I enjoyed it, thk u. And it was a smooth performance, congrats!
Martha Hertanu
—
I enjoyed the Musical Concert. It was impressive, they are pretty young.
If you have more dance, it could be a broadway…!
Mariany
==========
Foto: Dokumentasi Hengky Setuwanto
www.wkicu.net
5
www.wkicu.net
Berita WKICU
Imam yang Bahagia
Oleh: Antonius Galih Arga Pr
Sejak puluhan kasus pedofilia mengguncang Boston, Amerika Serikat (AS), tahun 2002, kehidupan para
imam seolah ada di bawah mikroskop. Gerak-gerik dan tabiat mereka menjadi perbincangan pubik. Apakah
yang salah dengan semua ini? Dan, bagaimana kita bisa memperbaiki? Para psikolog dan pemerhati kehidupan Gereja melontarkan pertanyaan dalam diskusi publik, ”Apakah imam kita bahagia dengan hidupnya?”
Menanggapi persoalan itu, Institute St Lukas untuk formasi lanjut para imam di Maryland, AS mengadakan
studi lapangan tentang kehidupan psikologis dan spiritual para imam. Selama tahun 2009, sebanyak 2.482
imam Diosesan dan religius dari 23 keuskupan di Amerika Serikat berpartisipasi dalam survei tersebut.
Sekitar 8,7 % dari para imam mengakui bahwa mereka mendapat perlakuan kekerasan seksual saat berusia
kurang dari 18 tahun. Mayoritas imam senior, imamat antara 20-40 tahun, mengalami trauma tersebut. Data
itu meneguhkan penelitian Vanderbilt pada 1992 yang mengklaim, lebih dari 40 % pelaku kekerasan seksual
adalah mereka yang pada masa kecil juga menjadi objek penindasan seksual. Kasus pelecehan seksual dan
pedofilia paling banyak ditemukan pada medio 1950-1980 dan pelaku kasus itu adalah imam yang kini usia imamatnya sekitar 20-40 tahun.
Persoalan pelecehan seksual pada anak juga sudah diteliti secara komprehensif pada tahun 2004. Di wilayah Gereja Katolik Amerika Serikat terdapat 4% imam yang dituduh melakukan pelecehan seksual pada anak-anak. Sebenarnya angka 4% ini lebih kecil dibandingkan
pelecehan seksual yang dilakukan para guru di sekolah yang mencapai 5%. Sedangkan di dalam Gereja Anglikan Australia, pelecehan
seksual oleh para imam yang menikah berkisar antara 3% - 4,4%.
Data di atas meragukan tuduhan bahwa selibat menjadi penyebab utama pedofilia. Persoalan pelecehan seksual ternyata tak hanya ada di
kalangan orang selibat. Di antara para imam Anglikan yang menikah dan para guru sekolah, persoalan pelecehan seksual lebih besar. Jadi,
selibat bukan menjadi biang kasus pedofilia.
Masalah kepribadian lain seperti stres, kesepian, dan depresi karena terlalu banyak kerja juga menghantui para imam. Sekitar 49% dari
para imam (1.219 orang) mengaku pernah berkonsultasi pada psikolog. Pengakuan ini sebagian besar dari imam muda. Mereka berasal
dari keluarga broken home dan tak ada relasi yang harmonis dalam keluarga sejak kecil.
Di samping itu, 83 % imam tetap merasakan bahagia. Kegembiraan imamat bersumber pada apa yang ada di dalam dan mewarnai hidup
imamat, bukan yang diperoleh dari luar hidup imamat. Berdasarkan pandangan ini, ada empat hal utama yang berkontribusi pada kebahagiaan hidup imamat.
Pertama, relasi yang subur dengan Allah. Perasaan dicintai Allah, berterima kasih atas anugerah imamat, serta perasaan dekat dengan Allah menjadi sumber utama kebahagian hidup panggilan.Kedua, relasi yang baik dengan uskup dan rekan imam. Kedekatan dengan teman
imam membangun kedalaman hidup batin dan membantu mengatasi rasa kesendirian. Relasi yang baik dengan uskup, bisa bekerjasama,
dimengerti, didengarkan, dan perasaan dimiliki keuskupan, berkontribusi besar dalam membangun dan berkarya pastoral. Ketiga, cara
pandang terhadap hidup selibat. Ketika selibat dilihat sebagai rahmat, bukan beban, dan konsekuensi gerejani dari tahbisan, kegembiraan
akan bertumbuh. Keyakinan bahwa Allah memanggil dan memberi rahmat selibat akan memampukan sang terpanggil menjalani imamat
dengan ringan. Dan, keempat, imam yang bahagia adalah imam yang mampu membangun relasi sosial yang sehat dan mendukung secara
emosional, spiritual, dan sosial.
Data studi lapangan ini amat berguna bagi para uskup, imam, dan awam yang terlibat dalam pembinaan para imam. Mereka harus menyiapkan calon imam dan mendampingi para imam agar hidup kepribadian dan spiritualnya terolah. Kalau para imam bahagia, kegembiraan imamat mereka akan menjadi sumber rahmat.
Antonius Galih Arga Pr
Penulis adalah imam Diosesan Purwokerto,
Kandidat doktor di Santa Clara University, California
www.wkicu.net
6
www.wkicu.net
Berita WKICU
Sunday School: The Jelly Bean Prayer
Red is for the blood He gave
Green is for the grass He made
Yellow is for the sun so bright
Orange is for the edge of night
Black is for the sins we made
White is for the grace He gave
Purple is for His hour of sorrow
Pink is for our new tomorrow
An egg full of jelly beans, Colorful and Sweet
Is a prayer, a promise, A loved one's treat!!
Charlene Dickensen, 1997
www.wkicu.net
7
www.wkicu.net
Berita WKICU
Kawula Awet Muda
Anak Emas
Apakah anda pernah menjadi anak emas atau suatu pengalaman dengan anak emas?
Waktu saya masih SD ada seorang murid yang sangat disayang oleh sang guru. Apapun yang dilakukannya selalu benar dimatanya. Suatu
kali di kelas kami disuruh saling koreksi pekerjaan. Pekerjaan saya dikoreksi olehnya dan yang menurut saya benar ternyata disalahkan
olehnya. Saya laporkan pada guru tersebut dan ternyata tetap dia yang dibetulkan. Saya amat terpukul karenanya. Dalam hati saya menggerutu. Dasar anak emas. Memang enak sekali menjadi anak emas sehingga banyak sekali para murid akan berusaha untuk disayang,
misalkan dengan rajin belajar, patuh, bahkan berusaha mengambil hati sang guru, misalkan dengan membawakan tasnya, bahkan disuruh
apapun malah senang.
Meskipun di kelas saya bukan anak emas, dalam keluarga saya menjadi anak emas. Kenapa saya demikian disayang? Padahal sebagai anak
kecil tentu tak luput dari kenakalan-kenakalan. Suatu hari saya mencuri dengar, ayah saya sedang memuji-muji di hadapan ibu saya bahwa
saya memang paling patut disayang karena saya berani meminta maaf bila sampai berbuat kesalahan, sedangkan saudara-saudara yang lain
tidak.
Tanpa kusadari ternyata saya juga menjadi anak emas Tuhan. Rasanya tidak banyak yang saya perbuat untuk-Nya. Namun demikian Tuhan begitu menyayangi diriku. Saya kira kita semua harus merasa bahwa kita adalah anak emas Tuhan.
Lalu apa yang harus kita perbuat selanjutnya untuk mempertahankan agar kita tetap menjadi anak kesayangan-Nya?
Dengan pengalaman masa lampau dalam keluarga, saya selalu berpatokan: cepat-cepatlah bertobat bila kita terlanjur berbuat kesalahan.
Waktu saya studi di luar kota dan tinggal di asrama, ada juga seorang murid yang menjadi anak emas kepala asrama. Suatu hari saya sangat terkejut ketika melihat kepala asrama menghajar dia habis-habisan. Lho kok bisa demikian? Padahal murid yang lain selalu iri melihat
dia sangat disayang.
Ternyata dia berbuat kesalahan besar, sehingga kepala asrama sangat malu terhadap murid-murid yang lain. Anak emasnya kok bisa berbuat demikian, dan juga dia ingin menunjukkan bahwa dia tidak pilih kasih, buktinya dia tetap menghukum bila ada kesalahan.
Dari pengalaman itu pula saya berkesimpulan: meskipun kita telah menjadi anak emas Tuhan, tetap waspadalah jangan sampai membuat
Tuhan murka seperti kepala asrama tadi.
—Dari seorang ibu Indonesia.
Cuplikan Media
KLATEN, KOMPAS.com- Film berjudul Soegija yang disutradarai Garin
Nugroho diharapkan mampu mengejawantahkan nilai-nilai kemanusiaan maupun
kepahlawanan Mgr Albertus Soegijapranata SJ. Dalam film ini, kehadiran tokohtokoh manusia biasa justru akan menjadi pengejawantahan nilai-nilai pemimpin
umat Katolik yang juga pahlawan nasional ini.
Produser Film Soegija, Romo Murti Hadi Wijayanto SJ dari Studio Audio Visual
Puskat Yogyakarta, mengatakan, semasa hidupnya kisah-kisah Mgr Albertus
Soegijapranata SJ dicatat dan didokumentasikan oleh Moenadjat. Dalam film ini,
kisah-kisah itu akan ditampilkan melalui beberapa tokoh, seperti Mariyem
(Annisa Hertami Kusumastuti), Hendrick (Wouter Braaf), dan Ling ling (Olga
Lidya).
"Tokoh-tokoh inilah yang akan mengejawantahkan nilai-nilai Mgr Soegijo. Beberapa tokohnya memang fiktif, namun isi pesannya tetaplah asli sejarah," kata Murti," akhir pekan kemarin di Klaten.
Beberapa kisah yang humanis akan ditampilkan dalam film ini, seperti bertemunya Mariyem, seorang perawat dengan Hendrick, wartawan
Belanda. Keduanya memiliki relasi khusus meski akhirnya hubungan keduanya tak terwujud karena faktor pribumi dan non pribumi.
Sementara itu, sosok gadis keturunan Tionghoa, Ling Ling, juga akan tampil sebagai korban kerusuhan yang terpisah dari keluarganya.
"Ling Ling menjadi representasi nasib kaum Tionghoa yang sejak zaman dahulu hingga sekarang selalu menjadi korban kerusuhan," ucapnya.
www.wkicu.net
8
www.wkicu.net
Berita WKICU
Peran-peran penting
Selain sisi-sisi kemanusiaan, Film Soegija juga akan mengangkat kisah bagaimana Mgr Albertus Soegijapranata SJ bersikap dalam
mengambil keputusan-keputusan penting, seperti mengirim utusan ke Perdana Menteri Syahrir untuk mengirim tentara dan makanan ke
Semarang saat perang lima hari di Semarang tanggal 15 Oktober 1945 hingga 20 Oktober 1945.
Pada saat itu pula, Mgr Albertus Soegijapranata SJ mempertemukan pimpinan Jepang dan Sekutu di Pastoran Gereja Gedangan, Semarang untuk melakukan gencatan senjata. "Waktu itu, Mgr Soegija sangat tegas. Apabila perang tidak dihentikan, maka beliau mengancam akan mengajukan amnesti internasional," papar Murti.
Sutradara Film Soegija, Garin Nugroho, mengungkapkan, film ini ia tidak ingin terlalu menonjolkan sisi-sisi heroisme Mgr Albertus
Soegijapranata SJ. Namun demikian, hal yang akan ditampilkan adalah bagaimana kisah-kisahnya dengan kehidupan di sekitarnya,
bagaimana Mgr Albertus Soegijapranata SJ mampu menjadi pemandu nilai di tengah ketidakberdayaan negara.
Kini, film yang mengambil seting periode tahun 1940-an ini sedang menjalani proses pengambilan gambar ketiga di Pabrik Gula Gondang, Klaten, Jawa Tengah.
Pengambilan gambar berikutnya akan dilakukan dengan setting tempat di Gereja Bintaran dan Gedung Agung Yogyakarta. Ditargetkan,
pengambilan gambar film yang melibatkan sekitar 2.000 pemain dan 160 kru ini selesai tanggal 8 Desember dan kemudian siap diputar
sekitar bulan Juni 2012 mendatang.
Produced by PUSKAT Pictures - Yogyakarta Directed by Garin Nugroho Cinematography by Teoh Gay Hian Production Designer :
Ong Hari Wahyu Art Director : Allan Sebastian Music Director : Djaduk Ferianto Film Editor : Wawan I. Wibowo Sound Designer :
Satrio…
Teaser dapat dinikmati di situs http://www.youtube.com/watch?v=Cd1fE7jnbGk
(sambungan dari halaman 2)
dan tidak terkatakan, karena kamu telah mencapai tujuan imanmu, yaitu kesselamatan
jiwamu." (1 Petr.1, 8-9).
Selamat Paska
A. Sudiarja SJ (Romo Dipo)
Berita Kelahiran
Dylan Harjono
Putra pertama Albert Harjono dan Lanny Soedarmadji
29 Januari 2012,
Palo Alto, CA
8 lbs, 21 inches.
Killian Frederick Newton
Putra pertama Helinda Nominanda dan Billy
Newton
7 Februari 2012,
Santa Clara, CA
9 lbs, 2 oz, 21 inches.
Ethan Marcello Setuwanto
Putra pertama Hengky Setuwanto dan Renata Adjisurya.
Senin, 20 Februari 2012,
Fremont, CA
8 lbs, 3 oz, 20 inches.
Joshua Aidan Sulistyo
Putra pertama Maureen dan Armand Sulistyo
Kamis, 29 Maret 2012,
Santa Clara, CA
8 lbs, 20 inches
Berita Duka
Dr. Tjoa Bian Hwat (1924-2012)
Mermorial service akan diadakan 29 Maret, pukul 1 siang di Callaghan Mortuary, 3833 East Avenue, Livermore, CA 94550.
Untuk mengenang beliau, dapat mengirim sumbangan ke Persahabatan Senior Indonesia (PSI) atas nama Bapak Anwar Rawi, 374 Barbara Lane, Daly
City, CA 94015 dengan catatan: “Untuk peringatan Dr. Tjoa Bian Hwat”.
www.wkicu.net
9
www.wkicu.net
RENT MY
SPACE
RENT MY
SPACE
RENT MY SPACE
Untuk kalangan sendiri
Juga bisa dibaca di
http://www.wkicu.net/
Alamat Redaksi:
1362 23rd Ave
San Francisco, CA 94122
Attn: Anita Setiawan
Berita WKICU dikirimkan secara cumacuma kepada seluruh Warga Katolik
Indonesia dan simpatisan.
Sumbangan naskah dan pemasangan iklan
dapat dikirimkan langsung ke alamat
redaksi. Naskah untuk penerbitan
berikutnya harus masuk selambatlambatnya pada tanggal 15 di bulan
sebelumnya.
With about 200 print circulations and free
online access, Berita WKICU has pretty good
coverage of Indonesian Catholics population
in the Bay Area.
Let them know about your business, the
words will get around and you will be helping
out WKICU at the same time.
Good combination, don’t you think so?
Untuk pemasangan iklan di Berita
WKICU dapat mengirim email ke
Sdri. Anita Setiawan
[email protected]
RENT MY SPACE
$30/edisi
atau
$100/tahun (4 edisi)
www.wkicu.net
10
www.wkicu.net
Fly UP